AMBONESIA

AJI Ambon Gelar Half Day Basics Workshop di Kampus IAIN

RakyatMaluku.com – ALIANSI Jurnalis Independen (AJI) Kota Ambon bekerja sama dengan Internews dan Google News Initiative, Jumat 11 Mei kemarin menggelar Half Day Basics Workshop degan teman “Hoax Busting and Digital Hygiene” di Aula rektorat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon.

Kegiatan yang digelar AJI Kota Ambon ini bertujuan membangun kesadaran publik atas pentingnya verifikasi dan fact-checking kepada semua informasi yang diperoleh di Internet serta berbagi praktik terbaik dalam pengamanan diri di dunia digital dan verifikasi informasi. Half Day Basics Workshop degan teman “Hoax Busting and Digital Hygiene” yang dilaksanakan itu dikuti oleh sejumlah peserta, baik yang berasal dari perwakila OKP, Mahasiswa maupun para akademisi dan juga para pelajar yang ada di Kota Ambon.

Project Coordinator for Indonesia Internews, Arfi Bambani Amri usai kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan ini baik untuk dilakukan, karena untuk bagaimana memasyarakatkan penggunaan teknologi untuk mencegah upaya penyebaran hoax. untuk itu, kegiatan seperti ini intinya membantu masyarakat khususnya para bloger, mahasiswa, jurnalis pelajar dalam menggunakan alat-alat internetuntuk mengecek kebenarean atas sebuah invormasi.

Selain itu, agar supaya informasi yang beredar di masyarakat melalui media sosial itu, masyarakat juga sudah punya alat untuk menyaring kebenarannya. Dan ini karena menyasar kepada jurnalis secara khusus, maka jurnalis juga memproduksi konten-konten yang tidak lagi hoax didalam memberikan informasi. “Jangan sampai jurnalis sendiri yang menyebarkan hoax, itu akan sangat berbahaya sekali buat masyarakat,” ujar Arfi.

Sasaran kegiatan ini tentu kepada masyarakat yang menggunakan inrternet untuk menyebarkan informasi,baik itu jurnalis, bloger maupun mahasiswa dan masyarakat netizen pada umumnya yang suka memposting status di media sosial dan segala macamnya. “Ambon merupakan kota yang ke 10 untuk kegiatan work shopnya. Sedangkan untuk training jurnalisnya itu yang akan dimulai besok (hari ini) adalah kota yang ke 9 di Indonesia yang menjadi sasaran ke 9,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua AJI Ambon, Abdul Karim Angkotasan, menjelaskan, Half Day Basics Workshop yang berlangsung hari ini (kemarin) di IAIN Ambon berbeda dengan kegiatan yang pernah berjalan dan dilakukan elemen masyarakat lainnya, karena yang mengisi acara adalah pemateri-pemateri yang sudah mengantongi sertifikat langsung dari pihak Google. “Halfday basic workshop kali ini diperuntukkan untuk masyarakat umum, pegiat NGO, mahasiswa, akademisi,dll. Para peserta akan diberi pengetahuan untuk bagaimana mendeteksi berita palsu, hoax, atau misinformasi, serta bagaimana pengamanan diri di dunia digital yang sehat dan aman,” ujar Abdul Karim kepada wartawan usai pelaksanaan kegiatan itu.

Keuntungan lainnya dari Half Day Basics Workshop adalah peserta diajak untuk ikut mengumpulkan data fake news maupun hoax untuk dilaporkan ke website Mafindo (https://www.turnbackhoax.id/lapor-hoax/). Kata dia, tak sedikit warga yang sering terjatuh dalam informasi yang salah. Tingkat kepercayaan warga pada keberadaan media arus utama yang turut menjembatani informasi pun semakin dirasakan menurun.

Di lain sisi, hal tersebut tidak diimbangi dengan keberadaan media alternatif yang akurat dan kredibel. “Jenis berita palsu atau hoaks juga muncul dalam bentuk berita, dengan format editorial, advertorial, atau yang lainnya. Kabar bohong dengan menampilkan informasi yang salah serta gambar yang menyesatkan dikemas dengan baik untuk memutarbalikkan kebenaran,” jelas Abu.

Di era ini, semakin derasnya informasi di internet dan semakin banyak pula pengguna media sosial di Indonesia, kejahatan didunia maya pun semakin beragam, salah satunya adalah pembajakan akun pribadi dan pencurian data digital. Dengan berdasarkan latar belakang ini, AJI Ambon kemudian bekerjasama dengan Internews dan Google News Initiative kemudian mengadakan serangkaian halfday basic workshop yang diperuntukkan untuk masyarakat umum, pegiat NGO, mahasiswa, akademisi,dll.

“Kota Ambon merupakan salah satukota dari beberapa kota yang dipilih untuk melaksanakan kegiatan kali ini, dan ini sangat penting untuk diketahui masyarakat kota Ambon dan Maluku secara umum, agar bisa mengetahui kebenaran terhadap sebuah informasi yang beredar melalui situs-situs online,” simpul Ketua AJI Ambon. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top