NEWS UPDATE

Akhir Tahun Ini Ruang Kuliah FKIP Rampung

Ilustrasi

RakyatMaluku.com – PEMERINTAH Provinsi Maluku memastikan pembangunan ruang kuliah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon akan rampung pengerjaannya pada akhir tahun 2018 ini.

Penegasan ini disampaikan Kepala Bagian Humas Pemprov Maluku, Boby Palapia, menanggapi adanya ancaman aksi demo mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon memprotesPemerintah Provinsi Maluku yang belum juga menyelesaikan proyek bangunan ruang kuliah yang merupakan program tukar guling penggunaan lahan untuk pembangunan jalan Jembatan Merah Putih (JMP) di dalam kampus itu yang diperuntukan bagi FKIP.

“Sudah ada pertemuan dengan pihak FKIP Unpatti dan dipastikan pembangunan ruang kuliah tersebut akan rampung akhir tahun 2018 ini,” ujar Palapia, kepada Rakyat Maluku, Selasa 5 Juni 2018.

Menurut Palapia anggaran pembangunan ruang kuliah FKIP telah dianggarkan sehingga dipastikan pembangunannya akan segera dilakukan dan selesai dalam akhir tahun ini.

“Sudah dianggarkan , dan pembangunannya dipastikan akan rampung tahun ini,” tandas Palapia.
Sebagaimana yg diberitakan, kemarin, mahasiswa FKIP berencana melakukan aksi protes dengan menutup JMP. Hal inindikarenakan lembaga itu menganggap pemerintah tidak serius memperhatikan peningkatan kualitas pendidikan di Maluku.

Bagaimana tidak, proyek bangunan perkuliahan untuk FKIP yang ditangani Dinas PU tersebut sudah berjalan tujuh tahun lebih tapi belum kelar juga.

Ketua Jurusan MIPA FKIP Unpatti, Dr. Anderson Palinusa. M.Pd yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya rencana aksi protes terkait lambannya pembangunan gedung tersebut.

“Kami menilai, sebagai stek holder yang punya tanggungjawab dalam meningkatkan mutu pendidikan di Maluku yang saat ini lagi terpuruk Pemprov Maluku tidak serius. Karena memang pembangunan infrastruktur adalah salah satu penunjang aktifitas pendidikan. Apalagi saat ini FKIP sangat membutuhkan bangunan baru, mengingat jumlah mahasiswa FKIP sangat banyak, dan setiap tahun terus bertambah. Bayangkan, setengah dari jumlah mahasiswa di Unpatti adalah mahasiswa FKIP. Jadi kita memang merencanakan akan menggelar aksi protes,” kata Dr. Anderson L Palinussa M.Pd, Ketua Jurusan Pendidikan MIPA FKIp kepada wartawan, Senin 4 Juni, di Ambon.

Palinusa menambahkan, saat ini ada program pemerintah pusat di FKIP yaitu Program Provesi Guru yang juga harus dijalankan, sementara gedung perkuliahan yang ada tidak mencukupi.
Ia membeberkan, karena jumlah mahasiswa dan jurusan yang banyak saat ini saja untuk kegiatan perluliahan, FKIP harus terbagi dua, sebagian beraktifitas di kampus PGSD dan sebagian lagi di Poka. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top