Uncategorized

Aparat Diminta Atasi Pemboman Ikan Di Wetar

Ilustrasi

RakyatMaluku.com – WARGA di Pulau Wetar, Kecamatan Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya, kian resah dari waktu ke waktu akibat pemboman-pemboman ikan yang tak mampu dikendalikan aparat keamanan, terutama kepolisian dan TNI-AL.

Akibat maraknya aksi pemboman ikan menyebabkan terumbu karang dan ekosistem laut di perairan Wetar rusak dan dibutuhkan waktu satu abad lebih untuk pemulihannya.

’’Sebagai anggota masyarakat kita sudah sampaikan keluhan ini ke aparat keamanan, tetapi mereka (aparat TNI dan Polri) selalu beralasan mereka tidak punya kapal patroli dan bahan bakar untuk mengoperasikan kapal patroli agar dapat menindak para pelaku pemboman ikan,’’ ujar Adolf Samloy, pemuka masyarakat Uhak kepada pers via ponselnya, kemarin.

Samloy menuding Pemerintah Kabupaten MBD, terutama DPRD setempat, tidak memiliki kepekaan terhadap maraknya aksi pemboman ikan di Wetar dan sekitarnya yang sudah di ambang batas toleransi.

’’Kepada siapa lagi kita harus menyampaikan keluhan-keluhan ini. Kapan pemerintah daerah mau bersikap arif untuk mengeluarkan peraturan daerah agar melindungi perairan Wetar dan MBD dari pencemaran atau pengrusakan ekosistem akibat pemboman ikan,’’ keluhnya.

Wetar merupakan salah satu pulau milik Indonesia yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste dan Pulau Atauro milik Timor Leste. Setelah ditelusuri, para pelaku pemboman ikan tidak saja berasal dari Larantuka, Kalabahi, Nusa Tenggara Timur, Makassar, tetapi juga dari Timor Leste. (ROS)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top