NEWS UPDATE

Assagaff Jelaskan Soal Tanggung Jawab Bupati

RakyatMaluku.com – DEBAT calon gubernur dan calon wakil gubernur Maluku yang disiar­kan secara langsung oleh TVRI Na­sional, Senin malam 7 Mei 2018, ternyata persoalan kemiskinan di Maluku menjadi bahan perdebatan utama dibandingkan dengan masalah lainnya.

Dan sebagai incumbent atau calon petahana Said Assagaff yang ber­­­­­pasangan dengan Anderias Rentanubun dengan nomor urut 1 men­jadi sasaran empuk perdebatan soal ini. Bagaimana tidak saat sesi tanya jawab ber­langsung baik pa­sangan Nomor Urut 2, Murad Ismail dan Barnabas Orno (BAILEO) maupun Nomor Urut 3, Herman A. Koedoeboen dan H. Abdullah Vanath (HEBAT) sama-sama mempertanyakan perihal ini kepada pasangan dengan akronim SANTUN.

Menjawab hal ini, calon gubernur Maluku yang juga petahana Said Assagaff menjelaskan kemiskinan di Maluku yang paling banyak berada di pedesaan. Karenanya pemimpin yang paling dekat dekat dengan rakyat adalah bupati .
Sejak otonomi daerah anggaran pembangunan lebih banyak ke kabupaten dan bupati, sekarang ini anggaran desa juga semua diberikan kepada bupati .

“Jadi sekarang dimana tanggungjawab bupati? Bupati yang punya rakyat paling dekat,” jelas Assagaff.

Ditambahkan Assagaff tanggung jawab seorang bupati agar rakyat bisa sejahtera. Gubernur juga pu­nya tanggungjawab yang sama dalam rangka menurunkan angka kemiskinan. “Tapi jika semua kabupaten itu miskin maka akumulatif di Maluku pasti juga lebih miskin,” tegas Assagaf.

Harusnya, kata Assagaff, bupati lebih banyak memberdayakan masyarakat. Anggaran pembangunan lebih banyak berdayakan rakyat di daerahnya untuk keluar dari kemiskinan jangan membangun proyek-proyek yang fisik yang tidak menyentuh rakyat banyak.

Assagaff pada kesempatan debat juga indikator makro ekonomi Maluku saat ini semuanya mengalami kenaikan. Dan ada data Bapenas pertumbuhan eko­nomi naik, PDRB naik dan Maluku mendapat peng­hargaan indikator ekonomi yang paling tinggi terjadi di Maluku.

“Semua provinsi berlari-lari menurunkan angka kemiskinan, tapi Maluku lebih cepat dalam menurunkan angka kemiskinan 1,8 persen,” tegas Assagaff. (ASI)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top