HUKRIM

Bawa Sabu, Gilberth Da Costa Divonis 6 Tahun Penjara

Ilustrasi

PENGADILAN  Negeri (PN) Ambon menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Gilberth Da Costa alias Gil (34) selama enam tahun, dan membayar denda sebesar Rp 800 juta dengan subsider tiga bulan kurungan.

Sebab, perbuatan warga Jalan Cendrawasih, RT 003/ RW 003, Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana menguasai narkotika jenis sabu-sabu.

“Menyatakan, perbuatan terdakwa Gilberth Da Costa alias Gil terbukti melanggar Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Menetapkan barang bukti berupa satu sachet plastic berisikan kristal bening dengan berat netto seluruhnya 0,1510 gram, satu sachet plastic berisikan kristal bening dengan berat netto seluruhnya 0,0501 gram, tujuh sachet plastic berisikan kristal bening dengan berat netto seluruhnya 0,9775 gram, dan satu kaos kaki wama abu-abu, dirampas untuk dimusnahkan,” ucap majelis hakim yang diketuai R.A. Didi Ismiatun, saat membacakan amar putusannya di PN Ambon, Selasa, 12 Februari 2019.

Terhadap putusan tersebut, pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon Sitti Darniati, SH dan Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Marchel J. Hehanussa, SH, sama-sama menyatakan pikir-pikir.

Ketua majelis hakim R.A. Didi Ismiatun kemudian memberikan batas waktu kepada kedua pihak selama tujuh hari untuk segera menyatakan sikap, apakah menerima putusan pengadilan ataukah ingin mengajukan upaya hukum banding.

Hukuman yang dijatuhi majelis hakim itu lebih ringan dari tuntutan JPU, yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama tujuh tahun.

JPU dalam dakwaannya menjelaskan, terdakwa Gilberth Da Costa alias Gil berhasil ditangkap petugas Sat Narkoba Polres Ambon & P.p. Lease saat terdakwa membawa Narkotika jenis sabu-sabu di depan ATM BRI atau depan Mako Sat Brimob Polda Maluku kawasan Tantui, Kecamtan Sirimau, Kota Ambon, Minggu, 16 September 2018 sekitar pukul 11.00 Wit.

Awalnya, saat saksi Steve Vinno Lewerissa yang adalah anggota Sat Narkoba Polres Ambon & P.p. Lease, mendapatkan informasi dari informan bahwa terdakwa memiliki narkotika jenis Sabu, sehingga saksi Steve bersama rekannya, saksi Tri Jaka Putra Buamona langsung melakukan pemantauan kepada terdakwa.

Pada saat terdakwa sedang berada di depan Mako Sat Brimob Polda Maluku, saat itulah saksi Steve bersama rekannya saksi Tri langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Dari hasil penangkapan itu, didapatkan satu gulungan plastik bening ukuran sedang dengan selotip, yang mana didalam palstik bening itu berisikan penggalan-penggaian benda bening diduga narkotika jenis sabu.

Dari hasil interogasi, terdakwa mengakui masih menyimpan sabu-sabu lainnya di rumah terdakwa, maka kedua saksi langsung menuju ke rumah terdakwa, dan saat di rumah terdakwa menyerahkan lagi satu plastik bening ukuran sedang yang didalamnya terdapat satu gulungan platik bening ukuran sedang yang didalamnya berisikan penggalan-penggalan benda bening diduga sabu, dan tujuh plastik bening ukuran sedang didalamnya berisikan penggalan-penggalan benda bening diduga sabu, yang terdakwa simpan didalam kaos kaki berwarna abu-abu.

Selanjutnya terdakwa bersama barang bukti tersebut dibawa ke Kantor Sat Resnarkoba Polres Ambon guna diproses sesuai hukum yang berlaku. Bahwa dari hasil interogasi, terdakwa mengakui mendapatkan barang haram tersebut dari Eki Tahalele (DPO), yang tinggal di jakarta. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top