---------
NEWS UPDATE

Bawaslu Kabulkan Permohonan Laporan Papilaya

RakyatMaluku.com – BADAN Pengawas Pemilihan U­mum (Bawaslu) Kota Ambon Ambon res­mi mengabulkan permo­ho­nan la­po­ran politisi partai Golkar Joga Papilaya dalam sidang pemeriksaan pen­­da­huluan lapo­ran pelanggaran administratif Pemilu yang berlangsung di kantor Bawaslu Provinsi Maluku, Karang Panjang, Senin 13 Agustus 2018.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon dilaporkan Joga Papilaya berkaitan dengan du­gaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan Ketua KPU Kota Ambon Martinus Kainama.

Bahwa bertindak dari dan atas nama KPU Kota Ambon, Kainama dengan menggunakan jabatannya me­rubah dan menggantikan berkas pencalonan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) asal partai Golkar Kota Ambon tanpa melalui rapat pleno internal. Padahal, berkas pencalonan Bacaleg asal partai Golkar telah melalui mekanisme internal, dan proses pendaftarannya juga telah menyertakan beberapa dokumen sebagai syarat pencalonan baik itu AD/ADRT maupun aturan partai politik. Sidang dengan pemeriksaan pendahuluan dim­pim­pin oleh pemeriksa M. Jen Latuconsina, S.IP (Ketua), Alberth Jhon Talabessy, M.Si (Anggota) dan dr. Subair (Anggota).

Dalam amar putusannya, KPU Kota Ambon dinilai telah melakukan pelanggaran administrasi dengan menerima pendaftaran dan/atau pergantian Bacaleg Golkar Kota Ambon atas nama Joga Papilaya, Claudio Patrick Rahakbauw dan Roni Latumeten. Pergantian tersebut dilakukan tanpa melalui pleno KPU dan tanpa melakukan verifikasi berdasarkan AD/ART dan/atau peraturan internal partai Golkar.

“Dari hasil pemeriksaan Bawaslu menyimpulkan bahwa laporan yang disampaikan pelapor (Papilaya_red) telah memenuhi syarat formil dan syarat materiil dan sesuai dengan peraturan Bawaslu Nomor 8 Tahun 2018 tentang penyelesaian pelanggaran admi­nistratif pemilihan umum,” kata Bawaslu dalam amar putusan.

Atas dasar itu, maka Bawaslu memutuskan, men­yatakan laporan yang dilaporkan Papilaya meme­nu­­hi syarat formil dan materiil serta menyatakan laporan dapat diregistrasi dan dilanjutkan pada pemeriksaan selanjutnya. Sidang ditutup dan akan dilanjutkan pada 20 Agustus mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi Pelapor dan Terlapor. Kuasa Hukum Pelapor, Helmi Sulilatu memberikan apresiasi atas

“Keputusan Bawaslu Kota Ambon sudah tepat oleh karena syarat formil dan materiil terpenuhi. Dengan begitu terdapat dugaan keras bahwa KPU melakukan pergantian secara diam-diam. Hal itu dibuktikan dengan tidak dilibatkannya Bawaslu Kota Ambon dan/atau tanpa diketahui oleh pengurus partai Golkar pada tingkat provinsi yang seyogianya telah menerbitkan surat penolakan usulan pergantian Bacaleg DPD partai Golkar Kota Ambon,” paparnya.

Kata Helmi, sidang selanjutnya berkaitan dengan pemeriksaan saksi. Dan oleh karena itu, pihaknya telah menyiapkan beberapa saksi untuk memberikan keterangan berkaitan dengan pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh KPU Kota Ambon.

“Selain itu juga ada beberapa saksi yang kita ajukan berkaitan proses pergantian Bacaleg Golkar Kota Ambon, termasuk hasil komunikasi antara Ketua KPU Kota Ambon dan Ketua DPD Golkar Kota Ambon soal usulan pergantian Bacaleg,” tandasnya. (RM)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top