HUKRIM

Besok, Pembunuh Justin Simaela Disidang

RakyatMaluku.com – IR, tersangka pembunuh Justin Simaela, berkasnya telah dilimpahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ke Pengadilan Negeri Ambon, untuk disidangkanIR masih di bawah umur, sehingga koordinasi penyidik Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Pulau Ambon, dan Pp Lease, mempercepat kasus ini.

“Rabu, pekan ini tersangka pembunuhan di Mardika (IR) akan disidangkan. Tahap II kasus ini kita lakukan pekan kemarin. Kenapa masalah ini dipercepat, karena tersangkanya masih di bawah umur. Sehingga koordinasi JPU dan penyidik, persoalan tersebut langsung dipercepat,” kata Kasat Reskrim AKP R.E Adikusuma kepada wartawan di ruang kerajanya, Senin, 2 Juli.

Dikatakan, pasal yang disangkakan kepada IR, pemuda yang bermukim di Mardika, Kecamatan Sirimau, adalah Pasal 338 KUHUP dan Pasal 351 Ayat (3).

Pasal 338 KUHP menjelaskan, barang siapa menghilangkan nyawa oranglain akan mendapatkan hukuman mati atu penjara seumur hidup. Sedangkan Pasal 351 Ayat (3) menerangkan, jika penganiayaan mengakibatkan orang mati, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

“Untuk kasus ini kita telah periksa 4 saksi termasuk saksi pelapor. Kita sangkakan tersangka dengan Pasal 338 KUHPidana dan atau Pasal 351 Ayat (3). Namun, semua tergantung putusan Hakim di PN Ambon nanti,” tandasnya.
Untuk diketahui, Justin Simaela, pemuda berusia 22 tahun, ditikam Irwan, warga Batumerah Dalam di Mardika tepat depan Toko Bintang Nurhayati, Sabtu, 2 Juni sekitar pukul 02.30 WIT.

Akibat ditusuk pakai pisau, warga Mardika, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, menghembuskan nafas di tempat kejadian perkara (TKP) saat itu juga. Sementara IR dan Andi Enas, telah diamankan di Polsek Sirimau.

Informasi didapat Rakyat Maluku, penikaman berawal ketika Justin Simaela dan kawannya hendak menemui Andi Enas, untuk menanyakan tentang makian yang disampaikan Andi kepada kakak ipar korban pada, Rabu, 23 Mei 2018 lalu.

Namun, di Pos jaga terminal, Andi Enas tidak ada, sehingga Justin bersama Elvianus Siahaya, menunggu Andi. Tak lama, sambung Wakapolres, Andi dan Irwan, datang dan hendak makan sahur di salah satu warung di kawasan terminal.

Melihat Andi, korban pun menghampirinya dan mencoba berbicara, tapi entah kenapa, keduanya cek cok mulut. Tak lama, Justin menjatuhkan Andi ke aspal dan memukulnya. Andi berhasil bangun dan kabur. Karena itu, korban mengejarnya, namun tak mendapatkan Andi, Justin pun memegang Irwan. Sayang, Irwan yang memegang pisau, langsung menikam korban di bagian dada kiri. Korban ditikam di Pangkalan Ojek Mekar, depan pos jaga Satpol PP.

Wakapolres Pulau Ambon dan Pp Lease Kompol Agung Tribawanto yang dikonfirmasi Rakyat Maluku Minggu, 3 Juni, membenarkan kejadian itu. Kata dia, kasus ini telah ditangani Polsek Sirimau, untuk dilakukan proses hukum.

“Dua orang telah diamankan. Namun, untuk lebih jelasnya, langsung ke Pak Kapolsek Sirimau. Masalahnya kasus ini ditangani Polsek.,” jelasnya. (AAN)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top