AMBONESIA

BI Pusat Siapkan Beasiswa Untuk IAIN Ambon

Tim dari Bank Indonesia (BI) Pusat, melakukan assement data awal di IAIN, guna menyiapkan rencana proses penyaluran bantuan beasiswa kepada mahasiswa IAIN Ambon.

GUNA  menyiapkan rencana proses  penyaluran bantuan beasiswa kepada mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, maka Tim dari Bank Indonesia (BI) Pusat, melakukan assement data awal di kampus hijau tersebut, yang berlangsung di Ruang Senat Lt II Gedung Rektorat IAIN Ambon, Kamis, 23 Mei 2019.

Asesment yang dipimpin oleh Manajer Departemen Komunikasi BI Pusat, Thomas Krones, dalam rangka merespon permohonan yang telah disampaikan oleh IAIN Ambon kepada Bank Indonesia untuk program beasiswa yang akan disalurkan kepada mahasiswa.

Dimana, permohonan IAIN Ambon yang diajukan sejak Tahun 2018 kemarin, telah direspon oleh BI Pusat, yang ditindaklanjuti dengan kegiatan assesment kemarin. IAIN Ambon sendiri, terpilih sebagai perguruan tinggi kedua di Maluku, setelah Unpatti Ambon, yang sudah lebih dulu mendapatkan bantuan beasiswa dari BI Pusat.

Rektor Dr. Hasbollah Toisuta, mengawali sambutannya menyampaikan terima kasih yang tak terhingga, karena pihak BI Pusat telah memilih IAIN Ambon sebagai salah satu perguruan tinggi di Maluku, untuk menerima bantuan berupa beasiswa dari BI Pusat. Di mana, rencana penyaluran bantuan ini tentu sangat diharapkan oleh IAIN Ambon, untuk disalurkan kepada mahasiswa yang berhak menerimanya, terkhusus mahasiswa yang memiliki pengetahuan di atas standar, namun kekurangan dalam hal ekonomi.

Sebab itu, rencana bantuan ini menjadi salah satu dukungan dari pihak BI kepada IAIN Ambon, untuk terus memacu dan meningkatkan semangat mahasiswa dalam menumpuh pendidikan kesarjanaan di kampus hijau itu. Tentu, kendati nantinya dalam realisasi beasiswa tidak banyak mahasiswa yang menerima, namun, Rektor sangat berharap agar prosesnya dapat dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, baik di tingkat BI sendiri, maupun secara internal di IAIN Ambon.

Sehingga, para mahasiswa yang nantinya mendapatkan beasiswa ini, sudah benar-benar terseleksi secara ketat, mulai dari akademik, administrasi kependidikannya, hingga akhlak dan moralnya. Sebab, penerima beasiswa nantinya, akan membawa nama besar IAIN Ambon dan juga Bank Indonesia sendiri.

Selain itu, kata Rektor, dari perencanaan awal ini, ke depan, kiranya IAIN Ambon akan terus menjadi salah satu perguruan tinggi yang dapat mendampingi Bank Indonesia, untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, dan lebih khususnya lagi, bantuan tersebut kiranya dapat terus ditingkatkan.

Sebagai penutup, Rektor meminta kepada seluruh pimpinan di lingkup IAIN Ambon, agar dapat memberikan dukungan sepenuhnya kepada pihak BI dalam kegiatan asesment ini, sehingga seluruh kebutuhan yang diperlukan oleh Tim BI Pusat, dapat terpenuhi untuk memudahkan proses-proses ke depannya.

Sementara itu, Perwakilan BI Maluku, Rio Kasananda, dalam arahannya menjelaskan, proposal beasiswa untuk IAIN Ambon telah masuk sejak Tahun 2018 lalu. Untuk tahapan pertamanya, mendapat respon yang sangat positif, maka untuk merealisasikan hal tersebut, Tim Asesment dari BI Pusat langsung diturunkan ke IAIN Ambon untuk melakukan assesment. Besar harapannya, proses assesment ini dapat berjalan dengan lancar, sehingga semua data-data yang dibutuhkan dapat diterima dengan baik, untuk memperlancar proses-proses ke depannya.

“Apapun kebutuhan dari tim pusat, kiranya dapat difasilitasi oleh pimpinan di IAIN Ambon, sehingga dalam proses selanjutnya dapat berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan IAIN Ambon menjadi universitas kedua di Maluku, yang menjadi penerima beasiswa kedua dari BI,” singkat dia.

Senada dijelaskan Manajer Departemen Komunikasi BI Pusat, Thomas Krones, bahwa tujuan kedatangan Tim BI Pusat ke IAIN Ambon untuk mendapatkan data selengkapnya, dalam rangka rencana penyaluran beasiswa tersebut. Bantuan beasiswa kepada mahasiswa ini, menurut dia, merupakan bagian dari kepedulian sosial Bank Indonesia, dalam mengawal pembangunan bangsa dan negara di bidang sumber daya manusia, khususnya di perguruan tinggi.

Karena, beasiswa ini ibaratnya investasi jangka panjang. Setidaknya, dalam pembangunan sumber daya manusia khususnya di perguruan tinggi, ada keterlibatan langsung Bank Indonesia, untuk membantu mahasiswa ke depan sebagai pemimpin yang berkualitas.

Lebih rinci, jelas dia, dalam pemberian beasiswa ini, ada tiga kepentingan di dalamnya. Kepentingan Bank Indonesia sendiri, kepentingan perguruan tinggi sehingga asesement masih difokuskan kepada perguruan tinggi, dan kepentingan mahasiswa.

“Nanti, setelah assesment dengan perguruan tinggi, baru kemudian dilanjutkan dengan assesment kepada mahasiswa. Jadi, ada tiga kepentingan utama di dalamnya, yaitu Bank Indonesia sendiri, Perguruan Tinggi dan mahasiswa. Ketiga-tiganya berkolaborasi menjadi kepentingan bangsa dan negara. Karena, di bangsa dan negara kita ke depan, terletak pada pundak mahasiswa. Mereka penerus pendahulu. Kalau para pendahulu tidak berperan sepenuhnya kepada generasi bangsa, akan sulit bagi mereka untuk berproses ke depannya,” ujar Thomas.

Sebagai gambaran juga, kata Thomas, bahwa sampai Tahun 2018 beasiswa ini sudah disalurkan kepada 104 perguruan tinggi.

“99 perguruan tinggi negeri dan lima perguruan tinggi swasta. Dari yang sudah disalurkan, ditargetkan untuk Tahun 2019, akan bertambah lagi 20 perguruan tinggi,” jelas Thomas.

Memang kata dia, dalam realisasi beasiswa ini, BI tidak semena-mena menyalurkan beasiswa seenaknya sendiri, karena BI tidak seperti lembaga lain, tapi langsung mendapatkan pengawalan secara langsung dari DPR-RI. “Satu rupiah pun yang dikeluarkan oleh BI, harus diketahui oleh anggota DPR. Sehingga, apa yang sedang dilakukan di IAIN Ambon, juga sudah disetujui oleh DPR,” tandas Thomas.

Karena itu, ia berharap kiranya proses asesment ini dapat berjalan lancar, sehingga rencana penyaluran bantuan beasiswa kepada mahasiswa IAIN Ambon dapat teralisasi dalam waktu yang secepatnya, sesuai agenda yang sudah ditetapkan dalam program Bank Indonesia Pusat.

Pertemuan ini selain dihadiri oleh unsur pimpinan di lingkup IAIN Ambon, hadir juga mahasiswa dari IAIN Ambon dan tiga mahasiswa Unpatti Ambon yang telah menerima beasiswa tersebut. Ketiga mahasiswa juga menshare pengalaman dan kegiatan-kegiatannya selama mendapatkan beasiswa dan pendampingan dari Bank Indonesia. (WHL)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top