AMBONESIA

Caketum HIPMI Bagas Adhadirgha Beri Kuliah Umum Di Kampus UKIM

Ketum Umum BPD HIPMI Provinsi Maluku Jaqueline Margareth Sahetapy menyerahkan cindera mata kepada Ketua Bidang Luar Negeri dan Pariwisata BPP HIPMI Bagas Adhadirgha yang adalah salah satu calon ketua umum BPP HIPMI periode 2019-2022 dengan nomor urut 1, usai mengisi kuliah umum di Kampus UKIM, Jumat, 26 Juli 2019

BADAN Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP – HIPMI) menggelar Public Lecture on Entrepreneurship dengan tema “Menjadi Pengusaha Pilihan Tepat Disaat Krisis”, yang berlangsung di Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Jalan Ot Patimepauw Talake, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Jumat, 26 Juli 2019.

Turut hadir dalam kegiatan HIPMI Road To Musyawarah Nasional (Munas) itu, calon ketua umum (Caketum) BPP HIPMI periode 2019-2022, Bagas Adhadirgha, selaku pemateri kuliah umum, sekaligus menyampaikan visi dan misinya dihadapan peserta mahasiswa-mahasiswi yang hadir.

Pengurus BPP HIPMI Titi Rusdy, dalam sambutannya mengatakan, kuliah umum yang digelar HIPMI wajib diisi oleh empat caketum BPP HIPMI periode 2019-2022 pada Munas kali ini, dengan tujuan sosialisasi tentang HIPMI di kampus-kampus, agar menimbulkan motivasi dan semangat kewirausahaan kepada mahasiswa-mahasiswi.

Selain itu, tujuan mengisi kuliah umum juga sebagai ajang pelatihan bagi masing-masing caketum agar dapat berbicara di depan publik dalam menyampaikan gagasan dan pikirannya

“Kita punya empat calon ketua umum (caketum) pada Munas kali ini. Masing-masing caketum wajib mengisi kuliah umum di dua provinsi untuk selanjutnya diuji oleh adik-adik mahasiswa. Untuk di Maluku, caketum Bagas Adhadirgha mendapat giliran untuk mengisi kuliah umum,” katanya.

Selain kuliah umum, lanjut Titi, ada juga debat caketum yang diadakan tiga kali. Pertama sudah digelar di Batam pada 21 Juli 2019 kedua akan digelar di Bali pada 21 Agustus 2019, dan ketiga diagendakan di Jakarta, dan disiarkan secara live pada TV Nasional.

“Setelah debat caketum, dilanjutkan pemilihan ketua umum BPP HIPMI periode 2019-2022 yang akan dilangsungkan di Jakarta pada tanggal 15 -18 September 2019,” jelas Titi.

Hal senada juga disampaikan Ketum BPD HIPMI Maluku Jaqueline Margareth Sahetapy yang akrab disapa JMS. Menurutnya, dari 34 provinsi, hanya delapan provinsi yang dipilih untuk dilaksanakan kuliah umum, salah satunya Provinsi Maluku.

Ia berharap, kuliah umum tersebut dapat bermanfaat bagi peserta mahasiswa-mahasiswi yang hadir, agar kedepannya bisa menjadi pengusaha atau pebisnis millenial yang sukses di Maluku.

“Semoga kuliah umum ini dapat bermanfaat, bisa merubah pola berfikir mahasiswa menjadi pengusaha atau pebisnis ala millenial yang sukses, yang kedepannya bisa membawa perubahan perekonomian di Maluku menjadi lebih baik,” ungkap JMS.

Dikesempatan yang sama, Rektor UKIM Jafet Damamain diwakili Dekan Fakultas Ekonomi Mosses Tomasila, dalam sambutannya mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan jumlah tenaga kerja tertinggi. Ketersediaan lapangan kerja yang minim mengakibatkan arus urbanisasi yang tinggi dan tidak bisa dibendung.

“Akibatnya, pengakuan terhadap hak-hak para pekerja menjadi buruk yang meninggalkan nostalgia tanpa solusi. Jika kondisi ini dibiarkan dan menjadi beban bagi pemerintah, maka dapat dipastikan Indonesia akan terdegradasi dimata dunia,” tuturnya.

Perguruan tinggi sebagai tempat menuntut ilmu bagi berjuta calon angkatan kerja intelektual, lanjut Tomasila, memiliki peran yang sangat strategis dalam menciptakan mahasiswa wirausaha berbagai program, yang telah dilaksanakan oleh pemerintah baik melalui program mahasiswa wirausaha maupun program usaha lain yang memungkinkan mampu menstimulasi mahasiswa belajar berwirausaha.

“Untuk menjadi pengusaha bukan hanya modal semangat tetapi kita juga harus memiliki cita-cita dan visi misi. Oleh karena itu menurut kami HIPMI hadir sebagai salah satu solusi memecahkan persoalan bangsa ini melalui pendidikan pada perguruan tinggi,” ungkapnya.

Ia juga berharap, melalui kuliah umum yang digelar BPP HIPMI, diharapakan dapat mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda dari kalangan mahasiswa. Karena dunia internet tidak membatasi zona pertemanan dan tidak takut kompetisi kesempatan berkarya untuk menciptakan lapangan kerja yang semakin luas.

“Harapan kami HIPMI tetap menggandeng lembaga-lembaga pendidikan tinggi, salah satunya fakultas ekonomi dalam membangun dunia Entrepreneurship,” harap Tomasila.

Untuk diketahui, empat calon ketua umum (Caketum) BPP HIPMI periode 2019-2022 yang akan bertarung pada Musyawarah Nasional (Munas) di Jakarta pada tanggal 15 -18 September 2019 diantarnya, Bagas Adhadirgha selaku Ketua Bidang Luar Negeri dan Pariwisata BPP HIPMI dengan nomor urut 1, Ajib Hamdani selaku wakil bendahara umum BPP HIPMI dengan nomor urut 2, Akbar Buchari selaku mantan Ketum BPD HIPMI Sumut dengan nomor urut 3, dan Mardani H Maming selaku mantan Bupati Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dengan nomor urut 4. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top