Uncategorized

Daftar Manifes JCH Lengkap, Kloter 13 Ambon Siap Menuju Makkah

Untuk melengkapi data keimigrasian Ketua Kloter 13 Muhammad Jusman Rivay Rumra mendatangi Daker Makkah memastikan paspor dan manifes JCH asal Kota Ambon menuju Makkah.

USAI mengunjungi Daerah Kerja (Daker) dan Muassasah al Adillah di Kota Makkah, tim kerja Kloter 13 Kota Ambon menyatakan siap memberangkatkan Kloter 13 menuju Makkah, Rabu 24 Juli 2019 pukul 14.00 waktu Madinah.

“Setelah kami berkoordinasi dengan pihak Daker Makkah terkait kelengkapan dokumen keimigrasian berupa paspor dan manifes para jamaah calon haji (JCH) Kloter 13 asal Ambon siap diberangkatkan,” ujar Ketua Kloter 13 UPG asal Kota Ambon Muhammad Jusman Rivay Rumra, kepada RakyatMaluku.com, di Kota Madinah.

Menurut Rumra, sejak kedatangan timnya ke Makkah seluruh manifes berikut jumlah JCH asal Kota Ambon sebanyak 453 orang dalam 10 rombongan dinyatakan clear. Mereka akan diberangkatkan menggunakan 10 bus. Sebelum menuju Makkah mereka akan mengambil Miqad di Bir Ali di pinggiran Kota Madinah. 

Diakui, pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan Daker Makkah untuk mempersiapkan tempat tinggal para JCH selama di Makkah. “Nantinya Kloter 13 ini dibagi pada dua hotel. Yakni Hotel Diyar Al Amal sebanyak 243 orang dan Hotel Seraya Al Amal sebanyak 210 orang,” ujar Rumra.

Manasik haji yang dilaksanakan Kloter 13 UPG asal Kota Ambon di Hotel Deyar Al-Amal, Madinah, menampilkan Ustadz KH. Afif Mubarak dan KH. Husein dari BPIH.

Sejak kedatangan Kloter 13 di Kota Madinah, kloter yang dipimpin Muhammad Jusman Rivay Rumra ini tergolong aktif melakukan advis kepada para JCH. Seluruh rangkaian kegiatan seperti ziarah dan tugas-tugas pelayanan, pembinaan, dan perlindungan kepada para JCH intens dilakukan.

Sebelumnya, Kloter 13 juga melakukan pelayanan berupa pembinaan dengan para petugas kloter lainnya dengan melakukan manasik haji di Hotel Deyar Al-Amal menampilkan Ustadz KH. Afif Mubarak dan KH. Husein dari BPIH.

Dalam kesempatan itu, tim pembinaan haji Indonesia dalam arahannya meminta kepada para JCH agar memantapkan pemahaman yang dimiliki terkait rukun dan wajib haji haruslah benar-benar dilaksanakan. 

“Kepada petugas kloter, petugas rombongan dan petugas regu agar melaksanakan keabsahan ibadah haji para JCH secara lengkap agar hajinya sah. Setiap pelaksanaan rukun harus dilakukan. Begitu juga yang wajib,” ujar Rumra.

Sementara itu, dalam keterangannya kepada Rakyat Maluku Kepala Koordinator Khusus (Kakorkhus) Daker Makkah H.M.Yamin, Spd.Mpd mengatakan, sampai sejauh ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan semua petugas haji Indonesia. Mereka ini terdiri atas TPHI, TPIHI, dan TKHI dalam melakansakan tugas pembinaan, pelayanan dan perlindungan.

“Sampai sejauh ini, rapat-rapat koordinasi intens dilakukan. Kami berharap semua stakeholder melaksanakan tugas sesuai fungsi dan peran. Kepada JCH Maluku saya minta agar melakukan pengawasan kepada para JCH agar pada waktu pelaksanaan haji nanti tak ada yang tercecer atau lepas dari kelompok,” ujarnya.

Terkait kedatangan Kloter 13 pada 24 Juli 2019 nanti, kata dia, pihaknya telah siap menyambut tamu-tamu Allah itu. “Sebagai Kakorkhus Makkah kami siap menyambut kedatangan Kloter 13 asal Ambon itu,” ujar Yamin, yang juga adalah Kabid Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, itu.

Sementara itu, Koordinator Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Ustad H.Maruf Mamulati mengatakan, pihaknya telah melakukan pembinaan dan menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan bimbingan ibadah haji kepada JCH saat keberangkatan menju Kota Makkah lusa. 

“Dari Madinah para JCH akan menyinggahi Bir Ali untuk mengambil miqad. Nah, sambil menunggu keberangkatan pihaknya juga akan  berkoordinasi dengan tim BPIH untuk melakukan pembinaan berupa pemberian manasik haji,” ujar ustad Mamulati. (DIB)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top