NEWS UPDATE

Demi Perbaikan Kinerja, DPRD Maluku Sisir Usaha PD.Karya

RakyatMaluku.com – DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku serius mengusut sejumlah masalah yang melanda PD.Panca Karya. Melalui komisi C, DPRD telah membentuk tim kerja yang diketuai langsung oleh Ketua Fraksi PDIP Lucky Wattimury beranggotakan para pimpinan dan anggota Komisi C.

Tim kerja ini kemudian dipecah menjadi beberapa tim kecil yang akan bertugas memonitoring jenis usaha PD. Panca Karya.

Lucky Wattimury mengatakan, ada tim yang bertugas menelusuri usaha-usaha PD.Panca Karya dI Kota Ambon, di Kabupaten Maluku Tengah dan ada yang turun di Kabupaten Buru serta Buru Selatan.

Usaha PD. Panca Karya, meliputi bidang transfortasi laut dan darat, usaha bengkel, dan juga usaha HPH yang selama ini beroperasi di hutan Pulau Buru.

“ Tim telah diturunkan, tim akan menghimpun data-data di lapangan, sebelumnya kami telah mendatangi langsung kantor PD.Panca Karya dan juga melihat usaha bengkel yang berada di belakang kantor, lorong mayang,” ujar Lucky akhir pekan kemarin.

PD.Panca Karya memiliki enam unit kapal Ferry, beroperasi di beberapa titik, ada di Dermaga Waai, ada di Pulau Buru melayari rute Buru-Sanana, di Seram Utara juga ada kapal Ferry yang melayari rute Seram-Sorong.

Tim yang turun tidak hanya mengecek rute yang ada, tapi juga mewawancarai para Anak Buah Kapal (ABK), tujuannya untuk memastikan hak-hak mereka apakah sudah diterima ataukah tidak.

“ Di Waai itu ada kapal Ferry milik ASDP yang juga melayari rute Waai-Waenana, disana kami sudah bertemu ABK nya, kami tanyakan hak-hak mereka, bagaimana dengan BPJS,” tutur Lucky.

Menurut Lucky, hasil dari kerja tim akan dimasukan kepada pimpinan DPRD, selanjutnya dibahas dan dikeluarkan rekomendasi.

Kerja tim dan rekomendasi DPRD tujuannya untuk perbaikan kinerja PD. Panca Karya. Mengingat perusahaan ini adalah aset daerah, diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan serta mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

Sementara dari informasi yang dihimpun Rakyat Maluku, seluruh usaha PD.Panca Karya selama tiga tahun belakang ini tidak dapat membantu meningkatkan PAD, PD.Panca Karya terus merugi, usaha HPH di Pulau Buru pun konon dikontrakan kepada pihak lain, PD.Panca Karya hanya mendapatkan fee dari usaha yang dilakukan pihak ke tiga.

Beberapa kapal ferry yang dikelolah PD.Panca Karya juga mengalami gangguan tehnis berulang kali, sehingga tak mendatangkan keuntungan bagi perusahaan. (ARI)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top