ADVETORIAL

Di Malra, Madrasah Bukan Lagi Pilihan Kedua

Kepala MTsN 1 Maluku Tenggara Abdullah Rumra menggelar sosialisasi tindak lanjut hasil Rakor Bidang Penmad Kanwil Kemenag Provinsi Maluku TA. 2019 kepada dewan guru di MTsN 1 Maluku Tenggara

KEPALA Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kabupaten Maluku Tenggara, Abdullah Rumra mengatakan, keberadaan madrasah saat ini telah mampu membuktikan eksistensinya dalam mendorong perkembangan pendidikan yang melahirkan generasi bermutu, berkualitas serta berdaya saing. 

Khusus di Kabupaten Maluku Tenggara, lembaga madrasah bukan lagi menjadi pilihan kedua. Terbukti, saat ini banyak  masyarakat khususnya masyarakat Muslim menaruh perhatian dan kepercayaan kepada lembaga madrasah. 

Hal ini dikatakan Abdullah Rumra, Rabu 27 Februari.

Diakui, MTsN 1 Kabupaten Maluku Tengggara saat ini merupakan satu-satunya lembaga pendidikan yang memiliki jumlah siswa terbanyak yakni 700 siswa. Bahkan memiliki jumlah peserta ujian terbanyak ditahun ini sebanyak 249 orang. 

Jika jumlah peserta ujian  bagi perkelas masih tetap saja mendominasi jumlah siswa yang ada pada lembaga pendidikan umum.Tentu kepercayaan masyarakat terhadap lembaga madrasah bukan tanpa alasan.

“Itu karena kami mampu membuktikan bahwa lulusan -lulusan madrasah adalah lulusan berkualitas dan punya daya saing tinggi,”akui Abdullah Rumra.

Menurutnya, stigma lembaga pendidikan madrasah merupakan pilihan kedua,  saat ini sudah terhapus.

“Diawal tahun 80-90-an khususnya bagi masyarakat muslim masih banyak yang beranggapan pendidikan pada lembaga madrasah berada dalam kategori “Kelas 2”. Anggapan itu kini tiada. Berkat dukungan, suport dan berbagai inovasi pendidikan madrasah yang kami lakukan sangat berdampak positif. Masyarakat tidak lagi melihat berapa banyak program yang dilakukan tetapi lebih dari itu adalah pencapaian hasilnya,”tutur Abdullah Rumra.

Para pejabat khususnya pejabat muslim yang berada dilingkungan pemerintahan Kabupaten Maluku Tenggara juga ikut berbondong bondong menyekolahkan anak mereka pada lembaga madrasah. Hal itu menandahkan bahwa mereka sudah menyadari pentingnya pendidikan dasar pada lembaga madrasah untuk membentengi generasi muda bangsa dari berbagai prilaku dan tindakan yang dapat merusak ahlak dan moralitas.

Abdullah Rumra

Diuraikan, sejak tahun 2010 ke-atas MTsN 1 Maluku Tenggara mampu memberikan kontribusi positif atas torehan prestasi yang dicapai siswa/siswi diberbagai bidang lomba baik itu akademik maupun non akademik. Dengan adanya prestasi itu, lulusan-lulusan MTsN 1 Malra kini menjadi rebutan bagi SMA-SMA di Kabupaten Maluku Tenggara.

“Tidak bisa kita pungkiri, dulu lulusan MTs yang hendak melanjutkan studinya ke jenjang SMA seakan dianaktirikan. Proses rekrutmen lebih diutamakan lulusan dari SMP. Namun sejak tahun 2015 dan sampai saat ini proses seperti itu tidak lagi terjadi. Hal ini karena siswa lulusan MTsN yang melanjutkan studinya ke bangku SMA mampu menunjukan prestasi yang cukup baik dibidang pengetahuan umum maupun pengetahuan agama,”urainya.

Agar tetap menjaga kepercayaan masyarakat, tambah Abdullah Rumra, geliat pendidikan dan berbagai terobosan inovasi terus dikembangkan dalam rangka melahirkan mutu dan kualitas lulusan.

“Kembali lagi saya sampaikan bahwa kami tidak ingin masyarakat tahu bahwa berapa banyak program yang dilakukan tetapi kami memastikan bahwa hasilnya yang diharapkan bersama. Tentu, butuh konsistensi,”kunci Abdullah Rumra.(CIK)

Yusri Bugal

Bahas Penyusunan Soal UAM, 11 Kepala MI Se-Kota Tual Gelar Rapat Bersama

Dalam rangka membahas proses penyusunan soal -soal Ujian Akhir Madrasah (UAM) 11 Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Tual menggelar rapat bersama. 

Rapat yang berlangsung di MIN 2 Tual itu dipimpin  Ketua Kepala-Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI), Yusri Bugal.

Ketua KKMI Kota Tual yang juga sebagai Kepala MIN 2 Kota Tual, Yusri Bugal, mengatakan, melalui pertemuan itu, telah disepakati pembagian tugas terhadap guru-guru yang akan melaksanakan tugas penyusunan soal untuk Lima Mata Pelajaran (Mapel) Pendidikan Agama yakni, Akidah Ahlak, Fiqih, Bahasa Arab, SKI dan Al-Qur”an Hadits.

Yusri mengatakan, sebelum memasuki pelaksanaan ujian,  berbagai persiapan terhadap siswa peserta ujian telah dilaksanakan disamping pembelajaran rutin. Diantaranya menggelar program ekstrakulikuler, les-les tambahan dan pengujian.

Diakui,  melalui evaluasi terhadap hasil try out yang dilaksanakan, ada progres positif. Artinya praktek terhadap siswa dalam bentuk pembelajaran teori dapat diaplikasikan dengan baik melalui ujian yang dilaksanakan.

Menurutnya, dorongan persiapan terhadap siswa bukan saja pada aspek akademiknya. Lebih dari itu, mendorong mental dan moral anak agar lebih kuat dan tenang dalam menghadapi puncak pelaksanaan ujian.(CIK)

 

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Maluku M. Hanafi Rumatiga mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Direktorat KSKK Madrasah Kementerian Agama RI di Jakarta.

Rakor KSKK Madrasah: Kepala Bidang Dan Kepala Madrasah Harus Kembangkan Inovasi

DALAM rangka membahas persiapan pelaksanaan ujian dan perkembangan pendidikan madrasah kedepan, Direktorat KSKK Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar Rapat Koordinasi (Rakor). 

Rakor yang berlangsung di Jakarta selama tiga hari dimulai pada 27 Februari 219 hingga berakhir Jumat 1 Maret 2019 ini, melibatkan seluruh Kepala Bidang Madrasah se-Indonesia dan dibuka resmi Dirjen Pendis Kemenag RI, Prof. Dr.  Phil.  Kamaruddin Amin, MA.

Melalui Rakor itu, berbagai persoalan dibahas termasuk sejumlah penekanan terhadap upaya peningkatan mutu dan kualitas madrasah dan program-program inovatif dari Bidang Pendidikan Madrasah maupun dari Kepala-Kepala Madrasah.

“Beberapa poin penting yang harus diatensi adalah, saat ini Kepala  Bidang Madrasah tidak bisa lagi memiliki style standar. Artinya, jangan hanya menyelesaikan program-program rutin tetapi dari hari ke hari harus terus melakukan inovasi untuk mengembangkan kualitas,”ujar Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Maluku M. Hanafi Rumatiga, Kamis 28 Februari 2019.

Selain seruhan kepada seluruh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah,  kepala-kepala Madrasah juga ditekankan  untuk menggenjot program inovatif guna melahirkan lulusan-lulusan madrasah yang berkualitas,inovatif serta berdaya saing.(CIK)

 

11 Siswa Kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabupaten Maluku Tenggara yang dinyatakan lolos dalam seleksi Bimbingan Belajar Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN-STAN).

11 Siswa MAN Malra Tes Bimbel PKN-STAN

SEBANYAK 11 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) berhasil lolos  tes Bimbingan Belajar (Bimbel) Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN-STAN) yang diselenggarakan Kantor Bea Cukai beberapa waktu lalu. Seleksi khusus kelas XII ini melibatkan sebanyak 547 siswa MA/SMA/SMK.

Kepala MAN Maluku Tenggara, M. Lutfi Ohoirenan, mengatakan, 11 siswanya itu nantinya mendapatkan bimbingan belajar gratis dari tim Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI selama 2 bulan untuk selanjutnya mengikuti seleksi secara nasional pada bulan April mendatang.

Kepala Kantor Bea Cukai Tual Moh. Ashar mengatakan, tujuan dari program tersebut  untuk menghasilkan putera dan putri Kei yang akan lolos jadi pegawai pada Kementerian Keuangan baik di Kantor Bea Cukai, KPP Pratama  maupun KPPN untuk selanjutnya ditempatkan pada  Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

“Kedepan, pegawai keuangan yang direkrut tidak seluruhnya berasal dari daerah lain,”ujarnya.

Dari 547 peserta yang mengikuti seleksi itu 120 orang berhasil direkrut 11 diantaranya adalah siswa MAN Maluku Tenggara.

Sebelumnya,  pada  acara pembukaan bimbel yang berlangsung di Pandopo Tual dihadiri oleh wakil walikota Tual dan wakil Bupati Malra.

Selain itu, juga hadir Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku dan Maluku Utara, staf ahli Menteri Perhubungan, Kepala Biro Ketata Laksanakan Kementerian Keuangan, serta pejabat pada Kantor Bea Cukai, Pajak dan KPPN termasuk kepala SMA/MA dan SMK dari perwakilan 120 siswa yang lolos seleksi.(CIK)

 

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Aru didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam memantau langsung proses ujian gladi bersih UAMBN-BK pada MTS Basuki Rahmat Dobo yg di ikuti sluruh MTS se- Kabupaten Kepulauan Aru.

MTs Di Dobo Gelar Simulasi 3 UAMBN-BK Bersamaan

EMPAT Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru yakni MTs Basuki Rahmat (Penyelenggara), MTs Kulurmar Kolamar, MTs Jursiang, MTs Tabarfne dan MTs Muhammadiya Dobo menggelar simulasi 3 Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional -Berbasis Komputer (UAMBN-BK) secara bersamaan, Rabu 27 Februari 2019.

Kepala MTs Basuki Rahmat Dobo, Ny. Harni mengatakan, gabungan pelaksanaan simulasi UAMBN-BK ini lantaran 4 MTs lainnya belum memiliki fasilitas pendukung.

“Jadi karena memang kita satu atap makanya simulasi UAMBN-BK kami laksanakan secara bersama-sama,” ujarnya.

Diakui, jumlah fasilitas pendukung khususnya perangkat komputer hingga saat ini belum memadai untuk mengakomodir 208 siswa peserta ujian dari 5 MTs yang ada.

Meski begitu, pihaknya tetap optimis dapat melaksanakan baik UNBK maupun UAMBN-BK ditahun ini.

“Agar bisa maksimal, komputernya harus 100 unit lebih. Tapi karena kondisi maka 70 unit ini kita gunakan untuk mengakomodir 208 siswa dari 5 MTs dengan pelaksanaan ujian per-sesi,”!akui Ny. Harni.

Menurutnya, dari total ketersediaan perangkat yang ada sebagian diantaranya adalah milik siswa dan guru-guru.

“Jadi madrasah punya sebagian, sebagiannya kami pinjam. Tentu ini sudah kami koordinasikan bersama orang tua,” tutur Ny. Harni.

Dia berharap, kedepan ada  bantuan penambahan perngkat komputer sehingga proses pelaksanaan baik UNBK maupun UAMBN-BK dapat dilakukan dengan maksimal bahkan MTs lainnya bisa mandiri.

“Tapi Alhamdulillah sejak simulasi pertama sampai simulasi ketiga saat ini prosesnya berjalan lancar dan aman tanpa ada hambatan,” tutup Ny. Harni.(CIK)

 

Siswa MAN Kabupaten Maluku Tenggara berhasil meraih juara II pada lomba Cerdas Cermat dalam rangka Hari Uang RI Ke-72 Tahun 2018.

Siswa MAN Malra Raih Juara II Hari Uang RI

SISWA Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) berhasil meraih juara II dalam ajang lomba Cerdas Cermat yang digelar Kantor  cabang KPN Maluku Tenggara dalam rangkah memeriahkan Hari Uang Nasional ke-72 Tahun 2018 yang digelar pada November 2018 kemarin. 

Lolosnya siswa MAN Malra ini menjadi satu-satunya keterwakilan SMA di Kabupaten Maluku Tenggara. Sebab, ajang ini melibatkan seluruh siswa SMA/MA se-Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual.

Kepala MAN Maluku Tenggara, M. Lutfi Ohoirenan,  mengatakan, dalam ivent ini MAN Maluku Tenggara mengutus 2 group. Masing-masing group mewakilkan 3 orang peserta. Dar 2 group yang diutus, satu group terkandas di babak semifinal dan satu groupnya berhasil melaju ke babak final namun akhirnya meraih juara II.

“Tentu capaian ini bukan sesuatu yang muda diperoleh. Berkat upaya dan kerja keras serta kemampuan dan kompetensi yang dimiliki siswa kami berhak mendapatkan predikat II dalam ajang bergengsi itu,”katanya.

Menurutnya, torehan prestasi yang dicapai siswanya tidak saja pada ajang lomba yang digelar KPN itu. Namun sejumlah prestasi lain juga pernah diukir baik ditingkat provinsi maupun ditingkat nasional. Salah satu yang menjadi langganan tetap adalah ajang MTQ ditingkat Nasional untuk bidang lomba Fahmil Qur’an dan Syarhil Qur’an.

Baginya, mencapai kesuksesan atau meraih prestasi bukan tidak mungkin. Jika upaya itu didukung dengan proses persiapan yang matang dan intensif dilakukan.

“Persiapan terhadap siswa bukan tiba saat tiba akal. Tetapi jauh hari sebelum itu siswa sudah kita bina secara intensif sesuai dengan bidang dan bakat yang mereka miliki. Ini penting agar mereka benar-benar siap sebelum terlibat dalam satu ivent,”pungkasnya Ohoirenan,  sembari menambahkan, MAN Malra selalu memberikan ruang kepada peserta didik agar terus mengasa dan mengembangkan bakat serta kemampuan mereka baik itu melalui program intrakulikuler maupun ekstrakulikuler.(CIK).

 

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Maluku Fesal Musaad mengukuhkan 48 siswa MTsN 5 SBT wisudawan/wisudawati Tahfidz Al-Qur”an 25 Februari. Acara ini dihadiri langsung wakil Bupati SBT Fahri Husni Alkatiri.

Wakil Bupati SBT: Hadapi Perubahan Zaman, Anak Harus Dibentengi Dengan Al-Qur’an

Setelah melaunching penegerian Madrasah Tsanawiyah (MTs) AL-Hidaya Liang menjadi MTsN 6 Maluku Tengah pada tanggal 19 Februari kemarin, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Maluku kembali melaunching penegerian MTs  Tutuk Tolu menjadi MTsN 6 Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada 24 Februari. Launching ini ditandai dengan penandatangan prasasti penegerian  sekaligus penyerahan surat Keputusan Menteri Agama (KMA) 731 Tahun 2018 tentang penegerian 54 madrasah di Indonesia termasuk didalamnya MTsN 6 SBT.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Maluku M. Hanafi Rumatiga mengatakan, selama berada di Kabupaten Berjuluk Ita Wotu Nusa itu, Kakanwil juga berkesempatan mengukuhkan 48 siswa MTsN 5 SBT pada acara wisudah Tahfidz Al-Qur”an pada tanggal 25 Februari yang juga dihadiri langsung Wakil Bupati Kabupaten SBT  Fahri Husni Alkatiri

Selain itu, dihari yang sama,  Kakanwil juga berkesempatan  melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mushalla MIN 2 SBT didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah di Kecamatan Kian Darat. Peletakan Batu Pertama ini juga dihadiri langsung Wakil Bupati Kabupaten SBT Fahri Husni Alkatiri.

Sebelumnya saat memberikan sambutan pada Wisudah Tahfidz Al-Qur”an di MTsN 5 SBT, Wakil Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur, Fahri Husni Alkatiri mengungkapkan, generasi muda saat ini berada pada era digital, segala sesuatu serba elektronik  hingga tidak ada batasan antara dunia satu dengan dunia lain. Untuk mengantisipasi itu, sediahnya anak-anak  terus diperbiasakan atau didekatkan dengan Al-Qur’an.

Karena Al-Qur’an dapat membentengi generasi muda.

“Nah, Wisuda Tahfidz Qur”an yang dilaksanakan MTsN 5 SBT ini merupakan salah satu langkah strategis membentengi anak-anak dari pengaruh globalisasi yang sifatnya negatif,”ujar Fahri.

Menurutnya, dengan membiasakan anak untuk terus berinteraksi dengan Al-Qur’an maka hal itu menjadi investasi orang tua. Sebab, dengan Al-Qur’an-lah dapat memberikan safaat kepada orang tua.”Berbahagialah kepada orang tua yang konsen mempercayakan anak-anaknya belajar di madrasah. Dengan belajar pada lembaga ini anak semakin dekat dengan Al-Qur’an,”tuturnya.

Kakanwil Kemenag Maluku Fesal Musaad didampingi Kabid Madrasah M. Hanafi Rumatiga menyerahkan Surat Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 731 Tahun 2018 tentang penegerian 54 madrasah di Indonsia termasuk MTsN 6 SBT, usai pengresmian penegerian MTs Tutuk Tolu menjadi MTsN 6 SBT, 24 Februari 2019.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Maluku Fesal Musaad memberikan apresiasi atas program tersebut. Kakanwil lantas berharap seluruh madrasah di Maluku harus menitikberatkan program prirotas dengan melaskanakan program Tahfidz Qur’an  minimal  1 madrasah 3 juz dalam setiap tahunnya.

Kakanwil juga berharap,  pemerintah Kabupaten SBT agar bisa bercermin dari program yang dilakukan oleh Kabupaten Pulau Buru, yakni Bupolo Mengaji.

“Kalau program ini dilaksanakan kemudian didukung dengan Peraturan Daerah (Perda) yang mewajibkan anak-nak membiasakan diri setiap Magrib berinteraksi dengan Al-Qur’an maka sudah tentu berdampak strategis bagi peningkatan ahlak dan moralitas generasi muda khususnya di Kabupaten SBT,” tandas Kakanwil.(CIK)

 

 

======================
--------------------

Berita Populer

To Top