Uncategorized

Didominasi Lansia, Seksus Kota Makkah Siapkan Kursi Roda

Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD) Provinsi Maluku yang dipimpin Ny.Wati Kabalmay melakukan rapat koordinasi dengan ketua rombongan, ketua regu, dan para JCH yang tergabung dalam Kloter 14 asal Maluku di Hotel Deyar Al-Habib, Madinah, Selasa 23 Juli 2019.

Wati Kabalmay: Jaga Kekompakan Jangan Tercecer

MESKI Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 14 asal Maluku dan Makassar didominasi Lansia tak menjadi penghalang bagi mereka untuk melakukan aktivitas perhajian di Kota Makkah. Sebab, kini panitia haji khususnya Tim Sektor Khusus (Seksus) Masjidil Haram bisa membantu mengarahkan kepada JCH Lansia untuk menggunakan alat bantu terutama bagi yang tak mampu atau tak kuat berjalan berupa kursi roda dan skuter saat tawaf dan sai (berlari-lari kecil) antara bukit Safa dan Marwa.

“Di Lantai III Masjidil Haram telah disiapkan skuter. Begitu juga bagi yang tawaf bisa menyewa kursi roda. Ini sudah termasuk biaya bagi orang yang mendorong kursi roda,” ujar Ny. Wati Kabalmay, anggota Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD) Provinsi Maluku, di Hotel Deyar Al-Habib, Kota Madinah, kemarin.

Untuk menggunakan fasilitas skuter dan kursi roda, kata Wati Kabalmay, panitia melalui Tim Seksus Sektor Makkah yang diketuai H.M.Yamin, Spd.Mpd, itu telah berkoordinasi dengan pengelola haji setempat untuk menyiapkan kursi roda.

“Alatnya bisa disewa sudah termasuk biaya untuk orang yang mendorong kursi roda. Bagi JCH yang berminat tentu bisa berhubungan dengan Pos Sekretaris Seksus. Posisi Pos Seksus di Masjidil Haram ini berada di sekitar Terminal Syib Amir,” ujarnya.

Untuk diketahui, dari jumlah JCH Maluku tahun 2019 sebanyak 1.272 orang. Dari jumlah tersebut sekitar 70 persen tergolong Lansia. Mereka ini berada di Kloter 14 UPG embarkasi Makassar.

Kabalmay mengatakan, setelah menyelesaikan salat arbain selama delapan hari di Kota Madinah, besok dan lusa para JCH yang tergabung dalam Kloter 13 dan 14 ini akan diberangkatkan menuju Makkah menggunakan 20 bus. Sebelum menuju Makkah mereka lebih dulu singgah di Bir Ali untuk mengambil miqad. Tempatnya di pinggiran Kota Madinah.

“Kami berharap kepada seluruh JCH bisa menjaga kekompakan dalam kloter. Ketua rombongan dan ketua regu diminta untuk selalu siaga saat proses pemberangkatan hingga tiba di Kota Makkah nanti. Ini penting agar tak ada yang tercecer,” ujar Wati Kabalmay.(DIB)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top