NEWS UPDATE

Diguyur Hujan, Syekh Ali Jaber Tolak Dipayungi

– Dari Tabligh Akbar Dan Peresmian Ma’had Dan Madrasah Ar Rahmah

RakyatMaluku.com – MENGHARUKAN, melihat antusias jamaah yang berdiri diguyur hujan deras saat mengikuti Tabligh Akbar  “Menyongsong Bulan Suci Ramadhan 1439 H”, di halaman Yayasan Ar Rahmah, Jalan Rurehe, Wai­haong, Jumat 11 Mei 2018, malam, membuat Syekh Ali Jaber tersentuh.

Syekh Ali Jaber yang saat itu berdiri didampingi Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler, Ketua Yayasan Ar Rahmah Ambon Habib Rifqi Alhamid, Imam Besar Masjid Raya Al Fatah Ambon Ustad H.R.R.Hasanusi, dan Habib Ahmad Assegaf, akhirnya menolak untuk dipayungi jamaah.

Saat lantunan syair sholawat dan ayat-ayat Allah dibawakan Munsyid : Habib Ahmad Assegaf diiringi Tim Hadrah Al-Banjari, Al Ikhlas dan Al Anshar, membuat sebagian jemaah yang tadinya berteduh, kembali berdiri di bawah langit. Salah satu jamaah yang ikut diguyur hujan malam itu adalah Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon Saidna Azhar Bin Tahir.

Sambil diguyur hujan deras, Syekh Ali Jaber mengatakan kepada jamaah bahwa air hujan yang turun merupakan rahmat dan berkah dari Allah SWT, sebagaimana Allah berfirman dalam Al Qur’an Surat Al-Furqan, Ayat 48 “Dia lah yang meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan), dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih.

“Para jamaah yang saya muliakan, malam hari ini kita semua sama-sama diguyur air hujan yang penuh berkah dari Allah SWT. Insya Allah, air hujan ini dapat membersihkan pikiran kita, hati kita dan dosa-dosa kita menjelang bulan suci Ramadhan 1439 H. Sehingga, nantinya kita semua dapat menjalankan 30 hari puasa dengan sungguh-sungguh, amin” ucapnya.

Dalam Tausyiah-nya, Syekh Ali Jaber mengajak seluruh jamaah agar perbanyak mencari ilmu agama. Sebab, orang yg berilmu lebih mulia disisi Allah dibanding orang yang hanya fokus beribadah.

“Banyak hadist dan ayat Allah yang memberikan kemuliaan bagi orang berilmu. Salah satu hadits Rasulullah yang diriwayatkan HR Muslim : Barang siapa menempuh jalan guna mencari Ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju surga,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Allah akan mengangkat kedu­dukan orang beriman yang berilmu dibandingkan orang yang hanya sekadar beriman tapi tanpa ilmu. Karena dengan ilmu, orang akan lebih mudah mema­hami dan menguatkan iman. Sementara orang yang hanya beriman akan sangat mudah goyah jika tanpa disertai dengan berbagai ilmu tentang agama.

“Dalam riwayat HR at-Tirmidzi dan Ath-Thabrani, Rasulullah bersabda : Sesungguhnya Allah dan para Malaikat serta semua makhluk di langit dan di bumi, sampai semut dalam lubangnya dan ikan di lautan, benar-benar bershalawat dan mendoakan kebaikan bagi orang yang mengajarkan kebaikan (ilmu agama) kepada manusia,” jelas Syekh Ali Jaber.

Di akhirnya Tausyiah-nya, Syekh Ali Jaber ber­pesan kepada jamaah agar di Bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriyah nanti, selain mengerjakan ibadah puasa selama 30 hari, jamaah juga harus bisa meng­hatam Al-Qur’an, sebagaimana yang telah dicontohkan Imam Syafi’i di Bulan Ramadhan. Sebab, hal itu selain akan menambah pahala (amal baik) manusia, juga akan menghapus dosa-dosa manusia.

“Imam Syafi’i ketika masuk Ramadhan beliau meninggalkan semua majelis, dan alhamdulilah Imam Syafi’i mampu menghatam Al Qur’an 60 kali. Dan saya juga Insya Allah akan berusaha sehingga bisa menghatam Al Qur’an 60 kali seperti Imam Syafi’i. Olehnya itu, saya berdoa agar jamaah sekalian juga bisa mengikuti contoh baik ini,” tutupnya.
Dalam acara Tabligh Akbar itu juga dirangkai dengan peresmian Ma’had dan Madrasah Ar Rahmah oleh Syekh Ali Jaber didampingi Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler dan Ketua Yayasan Ar Rahmah Ambon Habib Rifqi Alhamid. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top