AMBONESIA

Dispar Maluku; Pesta Rakyat Banda Berlangsung Delapan Hari

RakyatMaluku.com – DINAS Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Maluku mengagendakan kegiatan Pesta Rakyat Banda akan berlangsung selama kurang lebih delapan hari. Agendanya akan dimulai dari tanggal 7 hingga 14 November 2018.

Pesta Rakyat Banda tahun ini akan mengalami peningkatan kunjungan dibanding tahun kemarin, lantaran digelar bersamaan dengan kegiatan Cuci Sumur (Cuci Parigi) di Negeri Lonthor, Pulau Banda Besar, Kecamatan Banda Naira, Kabupaten Maluku Tengah. Hal ini diungkapkan oleh Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Habiba Saimima, kepada wartawan akhir pekan kemarin.

Menurut Habiba, sesuai laporan yang diterima di lapangan bahwa pada tahun ini juga akan diadakan kegiatan Cuci Parigi, yang hanya berlangsung 10 tahun sekali. Kegiatan cuci parigi sendiri telah menjadi salah satu agenda, yang dapat mengundang perhatian wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

Selain kegiatannya hanya berlangsung 10 tahunan, kegiatan terbilang satu-satunya di Maluku, dan Indonesia pada umumnya. Sebab itu, akan disiapkan semaksimal mungkin dari sekarang, sehingga pada puncaknya lebih ramai dibanding 10 tahun silam. “Pesta Rakyat Banda tahun ini kita bikin dari tanggal 7-14 November. Setelah itu kita sambung dengan Cuci Parigi Lontor,” kata dia.

Sebab itu, lanjut dia, pemilihan waktu pelaksanaan dari tanggal 7-14 November memiliki tujuan, agar kedua event tersebut bisa dilangsungkan bersama-sama. “Jadi kita sesuaikan dengan jadwal di Banda, ada lomba-lomba.” Selian itu, lewat event Pesta Rakyat Banda itu juga, nantinya dispar Provinsi Maluku akan memperkenalkan budaya bersepeda bagi masyarakat Banda. Hal itu mengingat kondisi Banda yang terbilang kecil sehingga sangat cocok dalam mengembangkan wisata bersepeda di Pulau yang pernah dijajah oleh Belanda dan Portugis itu.

Selain itu juga, dengan memperkenalkan budaya bersepeda, maka kedepannya di Banda juga bisa dilangsungkan perlombaan Dwiathlon. “Nanti kita juga akan memperkenalkan bersepeda bagi masyarakat Banda. Lomba-lomba di Banda kita selalu bagikan hadiah sepeda, sehingga kedepannya bisa dibuat lomba Dwiathlon di Banda,” ujar dia. (YAS)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top