AMBONESIA

Disperindag Minta Satpol PP Intens Kawal Pedagang Pasar Arumbai

Pasar Arumbai

DINAS  Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon meminta kepada pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ambon, yang bertugas di kawasan Mardika dan Batumerah, untuk mengefektifkan pengawasan terhadap aktifitas pedagang di kawasan Pasar Arumbai, Mardika, Kota Ambon. 

Pasalnya, para pedagang masih diketahui sering menyerobot badan jalan untuk dijadikan sebagai tempat jualan. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, Pieter Leuwol, kepada wartawan di Kota Ambon, Senin 25 Maret 2019.

Pieter meminta agar Sat Pol PP Kota Ambon untuk lebih proaktif dalam mengatasi para pedagang di pasar Arumbai, Mardika, Kota Ambon yang telah keluar dan berjualan di badan jalan Mardika Ambon. Mereka harus ditindak tegas oleh Satpol PP, agar tidak menganggu arus lalulintas dikawasan tersebut. 

“Disana itu ada Satpol PP. Kalau seandainya mereka proaktif atasi para pedagang yang berjualan di luar Pasar Arumbai, pasti semuanya akan beres, dan tidak ada lagi gangguan lalulintas di sana,” kritik dia. 

Pihaknya telah memberikan imbauan kepada para pedagang tersebut untuk segera melakukan aktivitas berdagang didalam pasar Arumbai. Namun sejauh ini belum ada kesadaran dari para pedagang sehingga imbauan tersebut didak dipatuhi para pedagang. Imbauan yang disampaikan pihaknya agar tidak mengganggu arus lalulintas dikawasan pasar Mardika, sehingga perlu ada bantuan dari Pol PP untuk proaktif dalam menenrtibkan para pedagang yang ada.

Dia juga mengaku kewalahan mengatasi karakter para pedagang yang tidak patuh terhadap seruan yang disampaikan pemerintah Kota. 

“Sulit mengatasi mereka. Untuk itu kami minta Satpol PP bisa membantu mengatasi mereka yang berjualan diluar pasar agar tidak mengganggu lalulintas.” 

Pihaknya telah beberapa kali menggiring para pedagang untuk masuk dan berjualan di dalam pasar Arumbai. Namun mereka kembali melakukan aktivitas di badan jalan. Padahal kondisi pasar Arumbai telah diperbaiki segala infrastrukurnya guna menciptakan kenyamanan para pedagang yang berjualan disana. Akan tetapi, upaya tersebut tidak memberikan dampak positif kepada pedagang. 

“Sudah kita perbaiki kondisi didalam pasar, tetapi itu sama saja, mereka tetap saja mau berjualan diluar. Kita akui mereka mencari rejeki untuk kelangsungan hidup keluarga. Tapi, mereka juga harus menghargai kondisi yang ada agar tidak mengganggu arus lalulintas yang ada,” tegas dai. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top