AMBONESIA

Dua Hari Diguyur Hujan, Banjir Longsor Landa Kota Ambon

RakyatMaluku.com – HUJAN deras yang mengguyur pulau Ambon sejak dua hari terakhir ini mengakibatkan sejumlah kawasan di Kota Ambon dilanda bencana banjir dan longsor.

Sejumlah titik tersebut telah di data baik oleh pihak kepolisian maupun Badan penanggulangan Bencana Daerah (BDBD) Kota Ambon, sejak Rabu hingga Jumat 29 Juni 2018.

Terdapat kurang lebih tujuh lokasi yang telah didata oleh petugas kepolisian maupun pemerintah kota (Pemkot) Ambon melalui BPBD, yakni di Kayu Tiga kecamatan Nusaniwe, kawasan Karang Panjang, BTN Kanawa kelurahan Batu Merah kecamatan Sirimau. Ketiga lokasi itu dilanda bencana longsor hingga mengakibatkan dua unit rumah warga mengalami kerusakan.

Seseuai data yang dihimpun oleh Polda Maluku bencana banjir di kawasan Ahuru Kecamatan Sirimau Kota Ambon akibat jebolnya tanggul di kawasan tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga terendam air, sehingga warga terpaksa mengungsi lantaran banjir dikawasan itu dikategorikan paling parah.

Selain itu, Banjir juga terjadi di desa Batu Merah, kecamatan Sirimau, genangan air juga terjadi di beberapa titik kawasan lainnya, seperti di desa Passo kecamatan Baguala, di Pulo Gansa serta di Kampung Timur OSM kecamatan Nusaniwe yang mengakibatkan tujuh buah rumah warga ikut terendam akibat air yang meluapnya dari kali mati.

Sementara untuk bencana longsor sendiri terjadi di belakang perumahan BTN Kawasan Kebun Cengkeh dan kawasan Galunggung Kota Ambon. Tanah longsor juga menutup akses jalan naik kawasan Karang Panjang Kota Ambon. Sehingga arus lalu lintas sempat dialihkan melewati jalur lain. Longsor juga terjadi di kawasan Kayu Tiga dan menimpa dua unit rumah warga di RT 003/RW 08. Sedangkan sebatang pohon juga tumbang di depan Kantor Perikanan Tantui. Aparat gabungan dari Dit Sabhara, Brimob Polda Maluku dan Polres Pulau Ambon kini telah dikerahkan untuk membantu warga mengatasi bencana disejumlah titik yang juga dibantu oleh sejumlah anggota dari Satpol PP Kota Ambon dan PMI Ambon untuk membersihkan material yang sempat menutup ruas jalan akibat longsor dengan menggunakan alat berat.

Sementara itu, Aparat Lantas Polres Ambon telah membantu mengevakuasi barang milik warga yang terendam banjir di kawasan Ahuru Kota Ambon. Kapolda Maluku, Irjen Pol Andap Budhi Revianto dalam keterangannya usai Sholat Jumat di Masjid Alfatah mengungkapkan, pihak kepolisian telah menangani sejuumlah titik longsor dan banjir yang terjadi di Kota Ambon.

“Anggota Satuan Brimob dan Dit Sabhara serta anggota Polda Maluku lainnya sudah di lokasi dan bahu membahu membantu warga yang rumahnya terendam air akibat banjir dan juga membantu warga membersihkan dan mengangkat material yang menutup ruas jalan dan yang menimpa rumah warga,” ujar Andap kepada Jamaah di Masjid Alfatah, Jumat (29/6/2018).

Kata Andap, Selain membantu mengevakuasi warga, puluhan personel juga membantu membersihkan rumah dan ranting pohon yang menyumbat saluran air termasuk membuat posko dan dapur umum. Bahkan sejak semalam, Satuan Brimob bergotong royong menutup bantaran sungai yang berbatasan dengan perumahan.

“Semangat kami adalah cepat merespon dan menolong masyarakat.” Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap intensitas hujan yang tinggi selama dua hari ini, yang mana diprediksikan masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan. “Kami meminta masyarakat untuk tidak segan jika ada sesuatu yang dianggap bersifat urgen, maka silahkan menghubungi atau mendatangi kantor polisi terdekat apabila warga butuh pertolongan,” kata dia. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top