Probis

Dua Hari Sekali, Maluku Eksport Ikan Tuna Ke Cina Dan Jepang

Said Assagaff

EKSPOR Ikan Tuna dari Maluku ke negara Cina dan Jepang lancar dilakukan. Bahkan, ekspornya bisa mencapai empat sampai enam ton, yang dilakukan dua hari sekali dalam satu pekan. 

Hal Gubernur Provinsi Maluku, Said Assagaff, kepada wartawan, Rabu, 13 Januari 2018.

Menurut Assagaff,!eksport ikan tuna ke negara asing itu mengalami kenaikan. Sementara untuk tingat lokal sendiri, Maluku harus dijadikan sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) agar ada tanggung jawab daerah untuk bisa menyuplai ikan. 

“Ikan Tuna yang di eksport, Cina dan Jepang hampir tiap dua hari sekali empat sampai enam ton. Untuk pembentukan tim percepatan eksport perkambangannya nyata dan meningkat lebih dari 300 persen, sesuai data terakhir yang disampaikan saat rapat di kantor Pajak Maluku beberapa waktu lalu,” jelas Assagaff.

Sementara untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai laporan dari Dirjen Keuangan di Maluku ikut bertambah. 

“PAD bertambah karena ketika kita eksport, dokumentnya langsung kita tandatangani daln langsung di bayar di Maluku. Dulu itu bayarnya di Surabaya, Jakarta dan Bali itu kita tidak  mendapat apa-apa,” jelas Assagaff .

Menyinggung soal eksport yang seperti saat ini ada standard dari negara tujuan eksport, seperti misalnya di Amerika yang menginginkan agar yang tersertifikasi itu bukan hanya ikan saja, tetapi kapal juga, Assagaff mengatakan menyangkut dengan gret, yang paling ketat itu di negara eropa, bukan di Amerika. 

“Kalau di klasifikasikan, di Eropa itu menerima kelas A, sementara kelas B itu masuk ke Amerika dan dianggap kelas A. Jadi kalau kelas B itu masuk ke Eropa, tentu ditolak,” tandas Assagaff. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top