NEWS UPDATE

Dua Karyawan PT Pelindo Ambon Pembawa Sabu Akan Dipecat

Ilustrasi

DUA orang karyawan PT Pelindo IV Cabang Ambon berinisial AWT warga Kudamati  dan AA warga Pandan Kasturi yang ditangkap Subdit II Ditresnarkoba Polda Maluku dikompleks Pusat Perbelanjaan Ambon Plaza (Amplaz) pada, Senin 28 Januari 2019, terancam dipecat. 

Keduanya diringkus karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu. Dari penangkapan itu aparat berhasil menyita satu paket sabu sebagai barang bukti.

Pejabat Sementara (Pts) General Manager (GM) PT Pelindo IV Cabang Ambon, Benny Hahury, mengakui kaget dengan informasi penangkapan dua karyawannya itu. Sebab, pasca diringkus Polisi pada Senin 28 Januari 2019, pihaknya belum mendapatkan informasi.

Meski begitu, Benny menegaskan, jika terbukti keduanya tertangkap lantaran memakai atau mengedarkan narkoba maka akan ada konsekunesi tegas yang berunjung pemecatan.

“Kami memang tidak main-main dengan persoalan seperti ini. Ini tidak dapat dibiarkan. Sebab, jika dibiarkan maka otomatis mengganggu pekerjaan bahkan bisa saja mempengaruhi karyawan lainnya,”tegas Benny, Selasa 29 Januari 2019.

Benny yang juga sebagai Manager PBAU PT Pelindo Cabang Ambon ini, mengungkapkan, ketegasan yang diberlakukan terhadap pegawai maupun karyawan tidak saja pada kasus-kasus seperti ini. Kedisiplinan pegawaipun menjadi atensi. Sehingga jika ada pegawai atau karyawan yang tidak disiplin juga diberikan sanksi tegas mulai dari peringatan hingga ‘Dirumahkan’.

Dia lantas memberikan apresiasi terhadap kinerja Subdit II Ditresnarkoba Polda Maluku yang berhasil meringkus kedua karyawannya tersebut.

“Sebagai pimpinan kami memberikan apresiasi atas keberhasilan Polisi dalam mengungkap peredaran maupun penggunaan narkotika terkhusus kepada kedua karyawan kami,” kata Benny.

Bagi dia, kejadian itu akan menjadi pengalaman penting dan sudah tentu sebagai efek jerah terhadap karyawan lainnya yang hendak coba-coba mendekati narkobaa.

“Saya harapkan agar para  pegawai maupun karyawan untuk sebisanya menghindari diri dari penggunaan maupun peredaran narkotika.Jika tidak,bukan saja berurusan dengan aparat penegak hukum namun ada konsekuensi tegas yang dapat berunjung pada pemecatan,”tandas Benny.

Seperti diketahui, AWT dan AA ditangkap anggota Subdit II Ditresnarkoba Polda Maluku pada pukul 16:00 WIT, Senin 28 Januari 2019, tepat di Pusat Perbelanjaan Ambon Plaza (Amplaz). Keduanya ditangkap saat sedang membawa paket sabu-sabu. Usai ditangkap dua karyawan Pelindo ini langsung digiring ke Markas Ditresnarkoba Polada kawasan Mangga Dua.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombespol Muhammad Roem Ohoirat, membenarkan penangkapan itu.

“Iya, AWT dan AA ditangkap di Ambon Plaza (Amplaz) . Ada barang bukti 1 paket sabu,” ujar mantan Wadir Krimsus Polda Maluku ini kepada wartawan, Selasa, 29 Januari 2019.

Mantan Kapolres Maluku Tenggara dan Kepulauan Aru ini menjelaskan, persoalan ini sementara dikembangkan. 

“Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka. Masih dikembangkan untuk mengetahui asal usul sabu-sabu itu,” tandas juru bicara Polda Maluku itu.   (CIK/AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top