HUKRIM

Dua Pengedar Sabu Di Depan Kampus Poltek Ambon Divonis Bervariasi

RakyatMaluku.com – PENGADILAN Negeri (PN) Ambon menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada dua pengedar Narkotika jenis Sabu-Sabu di depan Kampus Politeknik (Poltek) Negeri Ambon bervariasi, Rabu, 11 Juli 2018.Terdakwa Ros Saleh divonis enam tahun enam bulan (6,6) penjara, dan dibebankan membayar denda Rp 800 juta subsider enam bulan kurungan.

Sedangkan terdakwa Yanuar Abdullah Tubaka divonis lima tahun empat bulan (5,4) penjara, dan membayar denda Rp 800 juta subsider enam bulan kurungan.

Sebab, kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah secara bersama-sama melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menerima dan mengedarkan Narkotika jenis Sabu-Sabu di depan kampus Politenik Negeri Ambon.

“Mengadili, memutuskan, perbuatan kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ucap Ketua Majelis Hakim Pasti Tarigan, saat membacakan amar putusannya.

Vonis majelis hakim itu, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Maluku Ester Wattimury, yang sebelumnya menuntut terdakwa Ros Saleh dengan pidana penjara tujuh tahun dan dibebankan membayar denda Rp 800 juta, subsider enam bulan kurungan. Sedangkan terdakwa Yanuar Abdullah Tubaka divonis lima tahun, dan denda Rp 800 juta subsider enam bulan kurungan.

Terhadap putusan tersebut, kedua terdakwa dan JPU Kejati Maluku Ester Wattimury menyatakan pikir-pikir. Sehingga, Ketua Majelis Hakim Pasti Tarigan memberikan batas waktu selama tujuh hari kepada kedua pihak untuk segera menyatakan sikap.

JPU dalam dakwaannya menjelaskan, pada 2 Februari 2018 sekitar pukul 12.00 Wit, petugas kepolisian dari Satuan Narkoba Polda Maluku mendapat informasi bahwa, ada peredaran Narkotika jenis sabu didepan kampus Politeknik Negeri Ambon, yang dilakukan oleh seorang laki-laki.

Berdasarkan informasi tersebut, sekitar pukul 13.00 Wit, petugas kepolisian Alwi Sattu bersama M. Kurniadi dan saksi La Samsudin melakukan penangkapan terhadap Yanuar Abdullah Tubaka (dakwaan terpisah, red) dan berhasil mengamankan dua paket sabu.

Dari hasil interogasi terhadap Tubaka, didapatkan informasi bahwa dua paket sabu tersebut diterimanya dari terdakwa Ros Saleh. Ros Saleh yang meminta Abdullah Tubaka untuk menjual narkotika jenis sabu tersebut guna membayar hutang adiknya di bank. Selanjutnya para saksi langsung mendatangi tempat dan langsung menangkap terdakwa Ros Saleh. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top