HUKRIM

Dua Warga Nania Divonis 5 Tahun Penjara

Ilustrasi

 

Terbukti Transaksi Ganja Di Rumah Kopi Dolo

 

Pengadilan Negeri (PN) Ambon menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Muhammad Hidayat alias Mato alias Amat (19) dan terdakwa Hermanto Pratama alias Manto alias Oper (28) selama lima tahun, dan membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider tiga bulan kurungan. Sebab, perbuatan kedua warga Desa Nania, RT 05/ RW 01, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menerima, membeli dan mengedarkan Narkotika jenis Ganja.

“Menyatakan, perbuatan terdakwa Muhammad Hidayat alias Mato alias Amat dan terdakwa Hermanto Pratama alias Manto alias Oper terbukti melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Menetapkan barang bukti berupa dua paket Narkotika jenis Ganja, dua HP merek Asus dan iPhone 5, dirampas untuk dimusnahkan,” ucap Ketua Majelis Hakim Jenny Tulak, didampingi dua hakim anggota, Amaye Yambeyapdi dan Hamza Khailul, saat membacakan amar putusannya di PN Ambon, Kamis, 17 Januari 2019.

Terhadap putusan yang mengabulkan seluruh tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku itu, pihak JPU M. Palyama maupun pihak Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Marchel J. Hehanussa, sama-sama menyatakan pikir-pikir. Selanjutnya Ketua majelis hakim Jenny Tulak memberikan batas waktu selama tujuh hari kepada kedua pihak untuk segera menyatakan sikap, apakah keduanya terima atau mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Ambon.

JPU dalam dakwaannya menjelaskan, terdakwa Muhammad Hidayat alias Mato alias Amat dan terdakwa Hermanto Pratama alias Manto alias Oper berhasil ditangkap petugas Ditresnarkoba Polda Maluku di depan Rumah Kopi Dolo, yang terletak di belakang Rumah Makan Coto Anda, jalan A.Y. Patty, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa, 15 Mei 2018, sekitar pukul 23.30 Wit.

Penangkapan bermula pada Senin, 14 Mei 2018, dimana saksi Corneles Oliver dan saksi Chailid Waliulu mendapatkan informasi dari informan bahwa akan ada transaksi Narkotika jenis Ganja di kawasan Rumah Kopi Dolo. Kemudian pada Selasa, 15 Mei 2018, kedua saksi melihat ciri-ciri pelaku yang disebutkan informen, selanjutnya dilaporkan kepada Kanit dan Panit Subdit I Ditresnarkoba Polda Maluku untuk mendapatkan arahan selanjutnya.

Sekitar pukul 09.00 Wit, Kanit dan Panit Subdit I Ditresnarkoba Polda Maluku langsung memerintahkan kedua saksi untuk melakukan penangkapan terhadap terdakwa saat para terdakwa itu melakukan transaksi Narkotika jenis Ganja. Kedua saksi kemudian melakukan pemantauan pada sekitar lokasi yang diinformasikan akan terjadi transaksi Narkotika yang diduga jenis Ganja. 

Sekitar pukul 20.30 Wit, kedua saksi sudah berada dilokasi sekitar Rumah Kopi Dolo, dan terus melakukan pemantauan dan pengintaian dengan memperhatikan orang dengan ciri-ciri yang disebutkan oleh informan. Selang beberapa jam kemudian, kedua saksi melihat terdakwa Muhammad Hidayat alias Mato alias Amat keluar dari Rumah Kopi Dolo.

Beberapa langkah dari Rumah Kopi Dolo, kedua saksi langsung memberhentikan terdakwa Amat, dan menanyakan apa yang dibawanya, kemudian secara spontan terdakwa Amat menjawab membawa Ganja yang diperoleh itu dari terdakwa Hermanto Pratama alias Manto alias Oper dengan cara membeli sebesar Rp 200 ribu untuk dua paket Ganja.

Setelah mendengar pengakuan terdakwa Amat, kedua saksi meminta terdakwa Amat menunjukan keberadaan terdakwa Oper, yang kemudian melakukan penangkapan terhadap diri terdakwa Oper, yang saat itu posisi terdakwa Oper dengan para saksi kurang lebih berjarak 20 meter. Kepada kedua saksi, terdakwa Oper Mengakui mendapatkan barang haram tersebut dari temannya bernama Erzal. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top