NEWS UPDATE

Eddy Sambuaga : Menang Bersyukur, Kalah Tetap Bersyukur

Eddy Sambuaga

EDDY Sambuaga, putra dari mantan Menteri Negara Perumahan Rakyat dan Permukiman Theo L Sambuaga yang maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan Provinsi Maluku menerima penuh hasil jumlah suara yang dikantongi.

Dengan besar hati, Eddy Sambuaga juga telah mengakui hasil suara yang ditetapkan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara pemilu 2019 ditingkat KPU Provinsi Maluku.

“Puji Tuhan, KPU Provinsi Maluku telah menyelesaikan rekapitulasi hasil Pemilu 2019. Berdasarkan hasil penghitungan yang ada, dapat dipastikan saya belum bisa mewakili Maluku sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI),” kata Eddy lewat dari akun Facebooknya.

Ucapan selamat disampaikan kepada empat lawan calon lainnya di Dapil Maluku yang telah lolos sebagai senator, yakni Anna Latuconsina, Novita Anakotta, Mirati Dewaningsih, dan Nono Sampono yang mendapat kepercayaan rakyat Maluku untuk menjadi perwakilan di Senayan. 

Dia meyakini, keempat senator terpilih itu adalah sosok yang terbaik yang dapat membawa Maluku semakin maju dan sejahtera ke depannya. Ucapan terima kasih juga dihaturkan ucapkan untuk semua pihak yangbtelah memberikan dukungan kepadanya dalam kontestasi Peemilu 2019. 

“Pemilu telah selesai, tapi slogan kampanye saya ‘Doa dan Kerja untuk Maluku’ tidak berakhir. Saya tetap melanjutkan apa yang telah saya kerjakan sejak 8 tahun lalu dalam membangun Maluku,” tutur Eddy. 

Saat mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI dari provinsi Maluku, Edy Sambuaga memiliki komitmen kuat untuk membangun Maluku. Dan hal ini telah dibuktikan dengan mempekerjakan 90 persen tenaga anak daerah di jaringan perusahaannya.

Pada beberapa kesempatan, Eddy juga kerap menegaskan, jika Tuhan berkenan dan dipilih rakyat Maluku sebagai anggota DPD RI, maka dirinya akan memperjuangkan kepentingan masyarakat Maluku di pusat.

“Ini bukan soal bagaimana tapi harus dan ini komitmen membangun Maluku,” katanya 24 November 2018 lalu.

Dengan pengalaman sebagai pengusaha swasta nasional, Sambuaga berjanji akan mendorong pemerintah pusat baik dari disi anggaran maupun kerjasama swasta nasional untuk menggiringnya ke Maluku. 

“Ini harus dilakukan karena efeknya pada pembukaan lapangan kerja yang nyata,” jelasnya.

Dia menjelaskan, harus ada investasi dibidang pembangunan infrastruktur. Sebab, jika infrastruktur siap maka dampaknya pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Yang simakaud dengan infrastruktur itu bermacam-macam misalnya, dibidang perhubungan. 

“Kalau dibidang perhubungan misalnya kita dorong konektifitas penerbangan sehingga berdampak pada peningkatan sektor pariwisata, perdagangan dan lainnya,” tandasnya. (SAH)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top