PRO PILKADA

Edwin: Pilihan Rakyat Harus Dihormati

Edwin Adrian Huwae, Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku.

RakyatMaluku.com – KETUA Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Maluku, Edwin Adrian Huwae, mengatakan, proses Pilkada yang berlangsung di 171 daerah, baik povinsi maupun kabupaten/kota se-Indonesia telah selesai digelar pada 27 Juni 2018 kemarin.

Siapapun yang terpilih dan memenangkan perhelatan akbar di tingkat daerah berdasarkan hasil sementara perhitungan cepat atau quick kount merupakan kepala daerah bersama di masing-masing daerah, dan yang menentukan itu adalah segenap masyarakat.

Kata Edwin, menyangkut dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur Maluku sendiri, PDI Perjuangan berhasil membawa pasangan calon yakni Murad Ismail – Barnabas Orno, yang diusung PDI Perjuangan dan parpol rekanan, keluar sebagai pemenang berdasarkan hasil sementara perhitungan cepat atau quick kount. “Siapapun yang terpilih, itu pilihan rakyat dan harus diterima. Kita harus menghargai dan menghormati pilihan rakyat,” ujar Edwin kepada Rakyat Maluku, Jumat 29 Juni 2018.

Dia juga mengungkapkan rasa terima kasih serta mengapresiasi antusias masyarakat Maluku secara keseluruhan karena telah bersama-sama dengan TNI/Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) serta mengawal proses Pilkada yang berlangsung, sehingga pilkada yang dihelat kemarin dapat berjalan aman dan tertib.

“Kami Keluarga Besar DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada seluruh masyarakat Maluku yang telah bersama-sama dengan TNI / Polri mengawal seluruh proses Pilkada, baik untuk Pilgub maupun Pilkada Malra dan Pilkot Tual,” terangnya.

Menurutnya, Rakyat Maluku telah menentukan pilihannya kepada pemimpin yang mereka kehendaki. Untuk itu, dia juga meminta agar semua pihak, baik pemerintah, TNI/Polri maupun masyarakat sama-sama menjaga jaga situasi kamtibmas yang kondusif ini sampai pada penetapan KPU bagi Paslon Terpilih.

“Katong samua orang Basudara, Mari sama-sama katong jaga Kamtibmas ini sampe pada penetapan di KPU. Sapa saja yang ditetapkan KPU, itu katong samua pung Gubernur,” kata Edwin dengan dialeg Ambon.

Ketua DPRD Maluku itu membeberkan, sebanyak 60% Pilkada Kabupaten & Kota di Indonesia dimenangkan oleh PDI Perjuangan. Dari 17 Pilkada di tingkat provinsi, PDI Perjuangan dapat memenangkan di 6 daerah, yakni Bali, Jawa Tengah, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Sulawesi Selatan. Sedangkan di tingkat kabupaten kota, dari total 154 Kabupaten/Kota, PDI Perjuangan berpartisipasi di 152 daerah.

Dari 152 yang diikuti menang di 91 (60%) daerah dan kalah di 59 daerah. Ditinjau dari kader yang terpilih di 91 daerah yang menang, kader yang menjadi kepala daerah 33 orang dan wakil kepala daerah sebanyak 38 orang, termasuk di pilgub Maluku. Penyelenggaraan Pilkada membuktikan PDI Perjuangan tetap memegang teguh komitmen politik berkeadaban karena menang atau kalah dalam pilkada bukanlah kiamatnya demokrasi.

“Kami selalu ingat pesan Ibu Megawati Seokatnoputri, bahwa menang dan kalah hanya 5 tahun. Kalah kita perbaiki diri dan menang jangan korupsi sehingga keadaban jangan dikorbankan, karena demokrasi harus menjadi ukuran peradaban politik Indonesia,” pesan dia. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top