NEWS UPDATE

Fitnah Kapolda Maluku, Polisi Tangkap Lipren’t Di Jakarta

STATUS  media sosial Facebook (FB) milik Lipren’t Ode Fiila,  yang memposting gambar Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa disertai tulisan “Kapolda Maluku Terlibat Mafia Tanah” berbuntut panjang.

Postingan tersebut dinilai telah melanggar pasal 45 ayat 3 Jo Pasal 27 ayat 3 UU No. 19 Tahun 2016 Tentang ITE karena dinilai telah menyebarkan hoax (berita bohong) dan melakukan pencemaran nama baik Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa. Apalagi  sebelumnya, pada bulan Februari 2019 lalu, dia juga menulis hal yang sama tentang Kapolda di status FB-nya.

“Kita sementara mencarinya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Diproses hukum atau tidak tergantung Pak Kapolda, karena Pak Kapolda menjadi korban saat ini,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat, kepada  pers, di ruang kerjanya, Jumat, 26 Juli 2019.

Menurutnya, terkait sengketa tanah  di Kebun Cengkeh, Kapolda Maluku tidak tahu menahu. Yang melakukan eksekusi adalah Pengadilan Negeri Ambon, berdasarkan putusan Mahkamah Agung  Nomor 305 .PK/PDT/ 2016 Tentang Perkara Peninjauan Kembali Perdata tertanggal 3 Agustus 2016, dengan putusan meyatakan menolak permohonan PK I Nurdin Fatah Menolak permohonan PK I oleh Nurdin Fattah dan PK II atas namaNurdin Nurlette. 

Polisi, lanjut Ohoirat, hanya membantu PN Ambon dalam hal ini mengamankan agar eksekusi berjalan sesuai putusan PN Ambon.

“Putusan Mahkamah Agung tanggal 3 Agustus 2016 tersebut , Pengadilan Negeri Kelas 1A Ambon telah mengirimkan surat ke Kapolres Ambon dan Pp Lease dengan Nomor : W27-U1 / 1442/H11.02/7/2019 tgl 12 Juli 2019 tentang Pemberitahuan Eksekusi Rill Lanjutan dan permintaan bantuan Pengamanan, dengan waktu pelaksanaan Rabu 17 Juli 2019 berlokasi di objek sengketa  Kebun Cengkeh. Kami tegaskan Pak Kapolda tidak terlibat sedikitpun sebagaimana apa yang disebutkan. Postingan dia sangat membuat Pak Kapolda dan termasuk kami geram” ujar Ohoirat.

Menurutnya dengan data dan Fakta Hukum diatas, langkah-langkah yang dilakukan oleh Polres Ambon dan Pp Lease sudah sesuai prosedur hukum. Polres bertindak sebagai pengamanan dan saat itu dipimpin langsung oleh Kapolres P Ambon dan Pp Lease, AKBP Sutrisno Hadi Santoso. 

“Dengan demikian postingan saudara Lipren’t Ode dengan nama akun FB Lipren’t Ode Filla adalah bermuatan hoax dan diduga telah melanggar pasal 45 ayat 3 Jo Pasal 27 ayat 3 UU No. 19 Tahun 2016 Tentang ITE. Kapolda tidak mengenal yang berperkara dan tidak mengenal siapapun. Kapolda hanya mendapatkan laporan langsung dari Kapolres,” sebut Roem dalam penjelasan persnya.

Selain kasus yang sementara viral di media sosial, Kabid Humas menambahkan bahwa kasus  Lipren’t terdahulu juga masih dalam proses penyelidikan, yaitu  Laporan Polisi No. LP-B/462/XII/2017/Maluku/SPKT, tanggal 29 Desember 2017, dengan Sprin Lidik No. Sp. Lidik/01/I/2018 Ditreskrimsus tanggal 03 Januari 2018, Lipren’t sebagai terlapor. Dan Laporan Polisi No. LP-A/113/II/2019/Maluku/SPKT, tanggal 26 Pebruari 2019 dengan Spri Sidik No. Sp. Sidik/10/III/2019/Ditkrimsus tanggal 05 Maret 2019

“Dalam proses hukum yang sedang berjalan  dia tidak mempunyai kesadaran dan kepatuhan hukum sebagai warga negara Indonesia. Karena selalu menghindar dan lari dari beberapa pemanggilan-pemanggilan yang dilakukan oleh Penyidik, selalu berganti-ganti No. HP dan alamat tempat tinggal,” tegas Ohoirat.

DITANGKAP DI JAKARTA 

Sementara itu setelah dicari, Lipren’t akhirnya ditangkap polisi di Jakarta. Lipren’t diringkus di  Perigu Baru, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu 27 Juli 2019 pukul 04.00 Wit. Setelah ditangkap, yang  bersangkutan diinapkan di Bareskrim Mabes Polri.  

“Liprent alias Lipren’t Ode Filla telah ditangkap oleh Tim Ditreskrimsus Polda Maluku yang dipimpin oleh Kompol Marcus Tahya,  bersama Tim yang di backup oleh AKBP Hafidh Susilo Herlambang selaku Kasatgas TPPO Bareskrim Polri. Yang bersangkutan  saat ini dititip di Bareskrim untuk selanjutnya akan dibawa ke Ambon,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat, kepada wartawan, Sabtu 27 Juli 2019. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top