NEWS UPDATE

Gantikan Martha, Fauzan Chotib Tak Ada Prestasi Menonjol

Evert Kermite

GUBERNUR Maluku Murad Ismail telah menggantikan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), satu diantaranya Marta Nanlohy yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Miniral kini ditempati Fauzan Chotib.

Marta selama pemerintahan sebelumnya, memang penuh dengan narasi kontroversi. Namanya bahkan melambung tinggi ketika aktivitas penambangan emas di Gunung Botak  masih ramai-ramainya. 

Berbagai kritik yang dialamatkan kepadanya pun selalu ditepis dengan senyum.  Marta juga sering mendapatkan cemooh ketika tidak menghadiri rapat-rapat di Komisi B DPRD Provinsi Maluku sering diusulkan supaya diganti. 

Tapi satu-satunya inspektur tambang di Maluku itu sepertinya mendapat hak ‘keistimewaan’ dari pemerintahan sebelumnya. Marta yang memang memiliki kualifikasi dibidang pengelolaan pertambangan akhirnya tidak tergantikan hingga Pemerintahan Said Assagaff-Zeth Sahuburua berakhir. 

Tapi di 100 hari kerja, Murad Ismail nekat untuk menyingkirkan Marta dari posisi penting, Martha diberi jabatan baru sebagai Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Provinsi Maluku.

Sementara Fauzan Chotib yang menduduki jabatan strategis di era saat ini, dalam catatan Rakyat Maluku bukanlah lulusan pertambangan. Sebelumnya hanya Kepala Penanaman Modal Pemerintah Provinsi Maluku. Dalam kurun waktu menjabat Kepala Penanaman Modal pun, kinerja Fauzan tidaklah cukup populer, dan tidak terlihat ada terobosan yang buming dibidang investasi.  

Padahal dalam waktu ini, ada banyak persoalan dibidang pengelolaan sumber daya mineral dan pertambangan lainnya. 

Walaupun demikian Komisi B DPRD Provinsi Maluku tetap menyambut baik pergantian Marta dengan Fauzan.

Ketua Komisi B Evert Kermite mengatakan, penunjukan pimpinan OPD adalah kewenangan Gubernur Maluku, dan terlepas dari basic keilmuan yang dimiliki seorang pimpinan OPD, misalnya Fauzan Chotib yang bukan seorang pakar pertambangan, komisi berharap Fauzan dapat menunjukan prestasi yang baik bagi pemerintahan. 

” Kami berharap apa yang dilaksanakan kepala dinas yang baru ini bisa melanjutkan apa yang belum dikerjakan sebelumnya,” ujar Evert.

Menurut Evert, kepala dinas ESDM yang baru masih punya kesempatan untuk belajar, dan dengan begitu bisa meningkatkan pengalamannya dibidang pengelolaan sumber daya alam. 

“Ke depan banyak persoalan pengelolaan sumber daya alam dan ini perlu seseorang yang baik, komisi juga berharap kepala ESDM yang baru bisa menjadikan Komisi B sebagai mitra strategis dalam pemikiran untuk pembangunan Maluku,” ajak Evert. (ARI)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top