HUKRIM

Gerald Kendalikan Narkoba Dalam Lapas Ambon

RakyatMaluku.com – MESKIPUN Gerald Tomatala, telah dijebloskan ke dalam Lem­baga Pemasyarakatan (La­pas) Kelas II A Ambon, kare­na terbukti menjual Narkoba jenis sabu, tapi peredarannya tak berhenti.

Bahkan di dalam Lapas pun gembong Narkotika ini tetap berjualan serbuk putih itu.

Kepala Badan Narkotika Nasio­nal Provinsi Maluku Brig­­jen Polisi Rusno Prihar­dito, Kepada wartawan di Ambon, Rabu, 20 Juni 2018, me­ngatakan, setelah BNNP menyerahkan Gerald ke jaksa usai putusan hukum tetap terhadapnya tanggal 9 April 2018, besoknya, 10 April, BNNP menyerahkan Gerald To­matala ke jaksa, dan jaksa langsung menjebloskannya ke Lapas Kelas II A Ambon, dan empat hari sesudah itu, Gerald menjual sabu.

Ia mengendalikan Narkotika memakai Hand­pho­ne, di mana dia menghubungi kaki tangannya un­tuk bertransaksi.

“Dari hasil pengungkapan BNNP Maluku dari Lapas Kelas II A Ambon,diketahui transaksi jual beli Narkoba yang dilakukan oleh Gerald Tomatala dari dalam Lapas Kelas II A Ambon, tercatat dari sejak ditahan dari tanggal 14 April 2018 sampai 8 Mei 2018, Geral Tomatala masih melakukan transasksi jual beli Narkoba jenis sabu-sabu,masing-masing, uku­ran 5 gram,25 gram,40 gram yang pakenya dibagi dua (2) dengan berat 20 gram 1 paket dan 30 gram 1 paket,”ungkap Jenderal Polri berpangakat satu bintang itu,” ungkap Brigjen Rusno.

Disampaikan Kepala BNNP, semakin gencar aksi pemberantasan narkotika yang dilakukan oleh BNNP Maluku dalam membongkar sindikat Narkotika dari Gerald Tomatala, sedikit mengalami kendala. Pasalnya, transaksi jual beli sabu-sabu yang dilakukan oleh Gerald Tomatala pun selalu beragam macam modus yang dilakukan olehnya.

“Saat putusan 5 tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Negeri Ambon, tanggal 9 April, selaku Kepala BNNP Maluku, saya sedikit marah dan kecewa dengan putusan tersebut, Sehingga tanggal 10 April BNNP Maluku menyerahkan Gerald Tomatala kepada JPU Kejati Maluku untuk ditahan di Lapas Kelas II A Ambon. Namun, tanggal 14 April 2018,si Gerald Tomatala diketahui kembali menjual Narkotika jenis sabu-sabu seberat 60 gram dari dalam Lapas Kelas II A Ambon, dan akhirnya tertangkap oleh BNNP Ma­luku pada tanggal 8 Mei 2018. Dan kasus ini masih berjalan,”ucapnya.

Ia mengakui bahwa penjualan Narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh Gerlad Tomala dari dalam La­pas Kelas II Ambon melalui saksi perantara yang merupakan petugas Lapas Kelas II A Ambon.

“Permainan sindikat jual beli narkoba yang dilakukan Gerald Tomatala, dari dalam Lapas Kelas II A Ambon,sangat rapih. Saya selaku Kepala BNNP Maluku pun juga tidak mengerti dan tidak bisa menuduh seperti apa pola pengamanan yang berlaku didalam Lapas Kelas II Ambon. Yang Jelas Gerald Tomatala merupakan salah satu bandar narkoba yang memiliki jaringan besar di Maluku,” tandasnya. (AAN)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top