Uncategorized

Guru SD Dan SMP Di Bursel Keluhkan Mandeknya Dana Sertifikasi

RakyatMaluku.com – GURU bersertifikasi di Kabupaten Buru Selatan (Busel), khusunya yang mengajar di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengeluh karena sudah tiga triwulan, mereka belum juga menerima hak-hak, sementara guru SMA di seluruh kabupaten yang ditangani oleh provinsi, bahkan guru SD dan SMP di kabupaten lain sudah mendapatkannya.

Beberapa guru SD dan SMP di Namrole kepada koran ini mengatakan, mereka sudah melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai seorang guru yang memeliki kompetensi dengan jam mengajar yang cukup, tapi pemerintah setempat belum juga mencairkan dana yang wajib diterima guru bersertifikasi di daerah itu.

‘’Terhitung tirwulan terakhir di tahun 2017, dan sekarang sudah lewat triwulan kedua di tahun 2018, belum ada tanda-tanda dana sertifikasi yang menjadi hak kami akan cair. Padahal kami sangat membutuhkannya untuk kehidupan sehari-hari dan biaya anak sekolah,’’ kata beberapa guru yang meminta namanya tidak dikorankan.

Mereka mengharapkan agar suara yang disampaikan lewat media massa ini bisa diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Buru Selatan di bawah komando Tagop S Soulissa dan Ayub Seleky.

‘’Kami mendapat informasi bahwa di daerah lain dana sertifikasi sudah cair. Kami jadi heran, kenapa sudah tiga triwulan ini kami belum juga mendapatkannya,’’ kesal mereka.

Dikatakan, yang pasti, dana sertifikasi tersebut adalah dana transfer pusat sehinga tidak ada alasan bagi Pemerintah Kabupaten untuk menunda-nunda pencairannya.

‘’Pak, tolong suarakan di media massa agar nasib kami ini bisa diperhatikan,’’ pinta mereka. Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Buru Selatan belum bisa dikonfirmasi terkait keluhan guru sertifikasi SD dan SMP di Bursel ini. (NAM)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top