NEWS UPDATE

Istri Bupati SBB Diminta Kooperatif

– Pemeriksaan Dugaan Korupsi Uang Makan Minum Tetap Berlanjut

RakyatMaluku.com – FRONT Pembela Rakyat Maluku (FPRM) mendesak Tim Penyelidik Tipikor Satreskrim Polres Seram Bagian Barat (SBB) segera menun­taskankasus dugaan korupsi uang makan minum Pandopo ta­hun 2017 sebesar Rp 1.020.000.000.

“Pilkada Maluku telah selesai, sehingga kami minta Tim Satreskrim Polres SBB kembali fokus menuntaskan berbagai perkara korupsi yang ditanganinya, diantaranya dugaan korupsi uang makan minum Pandopo,” desak Ketua Wilayah FPRM Darmadi Makassar, kepada koran ini, tadi malam.

Ia juga berharap, Tim Satreskrim Polres SBB se­gera mela­kukan pemanggilan ulang terhadap istri Bupati SBB Ny. Syarifa Payapo, yang diketahui telah dua kali mangkir, serta mantan bendahara Sekre­tariat Daerah Adam Pattisahusiwa, sehingga proses penyelidikannya dapat berjalan lancar, guna pengumpulan bukti-bukti.

“Dari informasi yang kami himpun, bahwa istri wakil bupati Christina Ake­rina/Nanlohy dan istri Sekda Ros­mana Tuharea sudah penuhi panggilan dan sudah diperiksa sebelum Hari Raya Idul Fitri 1438 H kemarin. Sementara istri bupati dua kali mangkir. Untuk itu, kami minta istri bupati dapat bersikap kooperatif dan meng­hargai proses pen­yelidikan yang sedang berjalan”, harapnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres SBB Iptu Richard W Hahury, saat dikonfirmasi koran ini, via selulernya, menegaskan, pihaknya akan terus memproses dugaan korupsi uang makan minum Pandopo ta­hun 2017 hingga selesai.

“Ia benar ini sudah selesai Pilkada, namun bukan berarti kasusnya tidak jalan, semua kasus yang ditangani akan kita proses hingga selesai tanpa tebang pilih, termasuk dugaan korupsi uang makan minum Pandopo,” tegasnya. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top