NEWS UPDATE

Istri Diparangi Suami Di Soabali, Kaki Nyaris Putus

Korban kasus pembacokan yang dialami oleh Dina Fitry Samkay yang dila­kukan sang suami Roni Wali tampak sedang diselamatkan oleh polisi untuk dilarikan ke Rumah Sakit Tentara, Ambon, Rabu 23 Mei 2018.

RakyatMaluku.com – WARGA yang bermukim di sekitar Kawasan Soa­bali, Kota Ambon, dibuat geger atas peristiwa yang dialami Dina Fitry Samkay (29) akibat diparangi oleh sang suami Roni Wali (40) sehingga membuat kakinya nyaris putus, Rabu 23 Mei 2018, kemarin.

Informasi yang diperoleh koran ini men­yebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 13.15 WIT di dalam rumah korban yang berada di Lorong Soabali tepatnya di lorong depan SPBU Soabali, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Kronologis kejadian itu berawal ketika kor­ban Dina yang saat itu baru saja pulang dari tempat kerjanya di PT. Suka Maju. Setibanya di rumah sekira pukul 12.30 WIT ia disambut oleh sang suami dengan nada marah-marah.

Tidak puas memarahi korban yang baru pulang dari tempat kerjanya, pelaku yang dirasuki amarah langsung mengambil sebilah parang dan langsung memarangi korban di da­lam rumah keluarga pasangan suami istri itu. Usai memarangi korban, pelaku langsung mem­buang parang dan melarikan diri.

Korban yang telah berlumuran darah dan di­ting­galkan oleh pelaku kemudian berteriak meminta tolong kepada tetangga sekitar. Dan, pada saat yang sama ada kendaraan polisi yang sedang patroli lewat di TKP. Mobil polisi ini kemudian diminta berhenti oleh warga sekitar untuk meminta bantuan membawa korban ke Unit Gawat Darurat, di Rumah Sakit Tentara (RST).

Akibat kejadian tersebut, korban menga­lami luka sobek pada betis kaki sebelah kiri sekitar 20 cm dengan kedalaman sekitar 6 cm, luka pada kaki sebelah kanan, luka pada jari tengah dan jari manis pada bagian tangan kanan, luka pada jari telunjuk pada tangan kiri, luka sayatan pada lengan kiri sebanyak 3cm dan 5cm.

“Penyebab kejadian ini belum kami ketahui. Namun diduga masalah keluarga,” ujar Wakapoles Ambon Komisaris Polisi (Kompol) Agung Tribawanto, kepada Rakyat Muluku, kemarin.

Pelaku sendiri, kata Agung, sampai tadi malam masih dalam pencarian polisi. Namun Agung menghimbau agar Dino Wali segera menyerahkan diri agar kasus ini secepatnya berproses.

“Anggota kami masih melakukan pengejaran terha­dap pelaku. Kalau bisa dia (Dino,red) segera serahkan dirinya. Ini yang kami harapkan. Saat ini korban masih dirawat di RST, “ tandasnya. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top