NEWS UPDATE

Jaksa Agendakan Panggil Pejabat Bank Maluku

RakyatMaluku.com – TIM Penyidik Kejaksaan Tinggi (Ke­jati) Maluku mengagendakan pe­me­riksaan terhadap sejumlah pejabat di PT. Bank Maluku – Maluku Utara (Malut) sebagai saksi dalam perkara korupsi penjualan dan pembelian surat-surat hutang/ Reverse Repo Obligasi pada Kantor Pusat PT. Bank Maluku – Malut, yang dijadwalkan Selasa pekan depan.

Menurut Kepala Seksi Pene­rangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Maluku Samy Sapulette, peme­riksaan sejumlah pejabat PT. Bank Maluku itu untuk melengkapi berkas perkara tersangka Idris Rolobessy selaku mantan Dirut Bank Maluku-Maluku Utara (Malut) dan tersangka Izaack Thenu selaku mantan Direktur Kepatuhan Bank Ma­luku, di tahap penyidikan.

“Surat pemanggilan kepada beberapa pejabat PT. Bank Maluku-Malut sudah dilayangkan untuk mereka dapat hadir menjalani pemeriksaan sebagai saksi guna melengkapi berkas perkara tersangka Idris Rolobessy dan tersangka Izaack Thenu di tahap penyidikan,” ucap Samy, saat dikonfirmasi koran ini, tadi malam.

Dijelaskan, para saksi yang telah diagendakan itu nantinya akan diperiksa menyangkut keterlibatan mereka dalam penjualan dan pembelian surat-surat hutang atau Reverse Repo Obligasi PT. Bank Maluku tahun anggaran 2011 – 2014 sebesar Rp 238,5 miliar bersama PT. AAA Sekuritas.

“Hasil pemeriksaan saksi-saksi ini juga nantinya akan diserahkan kepada BPKP untuk kepentingan audit penghitungan kerugian keuangan negaranya, sehingga bisa segera lengkap dan dilimpahkan ke Penuntut Umum guna kepentingan persidangan,” jelas Samy.

Untuk diketahui, Bank Maluku saat itu mener­bitkan obligasi sebesar Rp 300 miliar dalam bentuk tiga seri, yakni seri A sebesar Rp 80 miliar yang telah dilunasi pada 2013. Seri B Rp 10 miliar telah dilunasi pada 2015. Dan Seri C sebesar Rp 210 miliar jatuh tempo pada Januari 2017.

Berdasarkan hasil pemeriksaan rutin pada 2014, ditemukan transaksi penjualan dan pembelian surat-surat hutang/obligasi pada Kantor Pusat PT. BPDM sebesar Rp 238,5 miliar. Selain itu, OJK menemukan transaksi yang sama sebesar Rp 146 miliar dan USD 1.250 ribu. Kedua transaksi itu dilakukan pihak Bank dengan PT. AAA Sekuritas. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top