HUKRIM

Jaksa Dalami Keterangan Direktur CV Damas Jaya

 – Korupsi Proyek Speed Boat Pada BPJN Maluku

RakyatMaluku.com = TIM Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku masih mendalami keterangan Direktur CV Damas Jaya inisial A.M.M, setelah sebelumnya yang bersangkutan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Speed Boat pada Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional (BPJN) Wilayah XVI Maluku dan Maluku Utara (Malut) tahun anggaran 2016, Senin, 9 Juli 2018, kemarin.

Menurut Kasi Penkum Kejati Maluku Samy Sapulette, Jaksa Penyidik harus mendalami kembali keterangan saksi A.M.M lantaran kapasitas saksi selaku rekanan pelaksana pekerjaan proyek pengadaan dua unit Speed Boat sebesar Rp 4 miliar lebih.

“Hari ini tidak ada pemeriksaan saksi. Namun untuk kasus BPJN Maluku, Jaksa Penyidik sementara mendalami keterangan saksi A.M.M yang adalah rekanan pelaksana pekerjaan,” kata Samy, saat dikonfirmasi koran ini, tadi malam.

Dijelaskan, hasil pendalaman terhadap keterangan saksi A.M.M itu untuk mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu akan membuat terang suatu perbuatan tindak pidana yang terjadi, serta menemukan tersangkanya ditahap penyidikan.

“Intinya proses pendalaman terhadap keterangan saksi-saksi dilakukan untuk membuat terang suatu perbuatan tindak pidana yang terjadi, serta menemukan tersangkanya ditahap penyidikan,” jelas Samy.

Untuk diketahui, pada tahun 2015 BPJN Wilayah XVI Maluku dan Maluku Utara mendapat alokasi dana sebesar Rp 4 miliar lebih. Dana tersebut diperuntukan guna pengadaan dua unit speed boat. Setelah melalui proses pelelangan, CV. Damas Jaya dinyatakan sebagai pemenang.

Dalam perjalanannya, CV Damas Jaya tidak mengerjakan proyek tersebut sesuai dokumen. Dimana dalam dokumen kontrak disebutkan kedua unit speed boat tersebut haruslah dibuat atau dibangun. Namun CV. Damas Jaya selaku rekanan proyek tersebut malah membeli dua unit speed boat yang sudah jadi.

Kedua unit speed boat tersebut dibeli CV. Damas Jaya seharga Rp 1,2 miliar per unitnya. Jadi total anggaran yang digunakan CV. Damas Jaya guna membeli dua unit speed boat tersebut adalah sebesar Rp 2.4 miliar. Sisanya sebesar Rp 1,6 miliar lebih tidak dapat dipertanggung jawabkan oleh Direktur CV. Damas Jaya. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top