HUKRIM

Jaksa Serahkan 3 Tersangka Ke Penuntut Umum

 – Tunggu Hasil Audit Korupsi Proyek Terminal Transit Passo

RakyatMaluku.com – TIM Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku hingga ini belum juga menyerahkan tiga tersangka korupsi proyek pembangunan Terminal Transit Tipe B di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, beserta barang buktinya ke Penuntut Umum (Tahap II), lantaran Tim Auditor BPK belum menyerahkan hasil perhitungan kerugian keuangan negaranya.

Tiga tersangka itu, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Angganoto Ura yang saat ini menjabat Asisten I Sekertaris Kota Ambon, Jhon Lucky Metubun selaku konsultan pengawas dan Amir Gaus Latuconsina selaku rekanan pelaksana yang menggunakan bendera PT. Reminal Utama Sakti.

“Kalau BPK sudah serahkan hasil auditnya, maka langsung dilakukan Tahap II. Sebab, saat berkas perkaranya diteliti Penuntut Umum (Tahap I), masih terdapat kekurangan, yakni tidak dilampirkan hasil perhitungan kerugian keuangan negara. Sehingga dikembalikan lagi ke Penyidik untuk dilengkapi (P19),” kata Kasi Penkum Kejati Maluku Samy Sapulette, saat dikonfirmasi koran ini tadi malam.

Ia menjelaskan, untuk percepatan perhitungan kerugian keuangan negara pada proyek tahun anggaran 2008 – 2009 sebesar Rp 26 milliar yang bersumber dari APBD Kota Ambon itu, maka Jaksa Penyidik dan Tim Auditor BPK telah berkoordinasi untuk melakukan pemeriksaan fisik proyek atau On The Spot.

“On The Spot itu akan dilakukan bersama Tim Auditor BPK, ahli dan saksi-saksi lainnya yang sebelumnya telah diperiksa Jaksa Penyidik untuk mengklarifikasi hasil pemeriksaan ditahap penyidikan.

Proyek yang dikerjakan PT. Reminal Utama Sakti, kata Samy, diaudit langsung oleh BPK RI Pusat lantaran kerugian keuangan negaranya diduga melebihi Rp 1 milliar.

“Kami tentu berharap proses perhitungan kerugian keuangan negaranya bisa segara rampung, sehingga proses tahap II juga bisa segera dilakukan untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan,” harapnya. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top