HUKRIM

Jaksa Tetapkan Kades Hiyai Tersangka Korupsi ADD

RakyatMaluku.com – MENURUT Kepala Cabang Kejari (Kacabjari) Wonreli, Manatap Sinaga, penetapan tersangka itu dilakukan setelah Tim Penyidik menemukan dua alat kuat keterlibatan Josepus Wariaka dalam penyalahgunaan anggaran DD setempat sebesar Rp 318 juta yang bersumber dari APBN.

“Berdasarkan bukti-bukti yang diperkuat dengan total kerugian keuangan negara dari hasil perhitungan sendiri, maka Kepala Desa Hiyai, Josepus Wariaka, resmi ditetapkan sebagai tersangka tunggal,” ucap Sinaga, saat dikonfirmasi koran ini, via selulernya, Senin, 23 Juli 2018.

Dalam waktu satu sampai dua Minggu kedepan, tambah Sinaga, Penyidik akan segera melimpahkan berkas perkaranya ke Penuntut Umum (tahap I), untuk diteliti kembali kelengkapan berkas perkaranya guna kepentingan persidangan.

“Masih dalam pemberkasan, mungkin satu sampai dua Minggu kedepan akan dilakukan tahap I,” imbuhnya.
Dijelaskan, dalam penyelidikan kasus tersebut, sebanyak sembilan saksi telah diperiksa Jaksa Penyidik, diantaranya, sekertaris desa inisila YL, bendahara desa ML, serta beberapa saksi lainnya.

Kepada Penyidik, saksi-saksi mengaku bahwa alokasi DD Hiyai tahun 2016 itu diperuntukan bagi pemberdayaan masyarakat desa di bidang ekomoni, dimana sesuai hasil Musrembang Desa Hiyai akan diadakan pembelian hewan ternak yang terdiri dari Sapi, Babi dan Ayam, yang kemudian dibagikan ke tiap-tiap warga.

Namun nyatanya untuk pengadaan hewan Babi sebanyak 90 ekor dengan harga per ekor Rp 90 juta diketahui hanya terealisasi 24 ekor saja, sedangkan masih kurang 66 ekor dengan dana Rp 66 juta yang belum dipertanggungjawabkan.

Sedangkan untuk pembelian hewan Sapi sebanyak 42 ekor yang terdiri dari 21 pasang dengan anggaran sebesar Rp 252 juta juga diketahui barangnya tidak ada, namun dananya dicairkan 100 persen. Dan untuk pembelian hewan Ayam sebanyak 66 ekor tidak terdapat masalah, karena telah dikerjakan sesuai peruntukkannya.

“Jadi, anggaran DD yang tidak dapat dipertanggung jawabkan itu diduga kuat disalahgunakan oleh Josepus Wariaka selaku kepala desa setempat untuk kepentingan pribadinya,” jelas Sinaga. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top