NASIONAL

Jenazah Ricko Mahulette Dimakamkan di Sulsel

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, – Jenazah korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Ricko Mahulette (32), telah dimakamkan di rumah duka orang tua kandungnya di Jalan Puri Asri Raya, Perumahan Puri Kencana, No. 11 Tello, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu, 16 Januari 2021, pukul 14.00 WITA.


“Meskipun kami pihak keluarga tidak bisa melihat langsung jenazah korban, tetapi kami bersyukur adik kami (Ricko) sudah ditemukan dan telah dimakamkam dengan layak,” ucap Ona Mahulette, kakak sepupu dari korban Ricko, yang saat ini berada di rumah duka, kepada koran ini, via selulernya, tadi malam.

Ona menjelaskan, jasad adiknya itu mulai teridentifikasi oleh Tim DVI Mabes Polri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati pada Kamis, 14 Januari 2021, sore.

Jasad korban lalu dibawa pulang oleh Demianus Mahulette, orang tua korban ke rumah duka di Kota Makassar pada Sabtu kemarin untuk pemakaman. “Saat itu Tim Forensik panggil papa lalu sampaikan bahwa jasad Ricko sudah ditemukan, dikenali dari hasil test Deoxyribo Nucleic Acid (DNA). Karena kalau secara fisik korban sudah hancur akibat meledaknya pesawat di dasar laut,” jelasnya.

Atas nama keluarga besar Demianus Mahulette, Ona menyampaikan rasa terima kasih kepada petugas TNI, Polri dan Basarnas, yang terus melakukan pencarian para korban kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak, yang jatuh di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu, 9 Januari 2021, lalu.

“Kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh petugas yang terus melakukan pencarian para korban kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 sampai dengan saat ini. Berkat kerja keras petugas di lapangan, akhirnya adik kami (Ricko) dapat ditemukan,” ungkap Ona.

Sebagaimana diberitakan koran ini, Ricko Mahulette saat itu baru saja pulang liburan untuk merayakan Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 bersama isteri dan satu anak laki-lakinya berusia enam tahun, di rumah orang tua Ricko di Kota Makassar.

Karena pekerjaan sebagai pegawai PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Kalimantan Bagian Barat, dan sehari-hari berdinas di Kota Pontianak, Ricko akhirnya berangkat duluan seorang diri ke Pontianak meninggalkan isteri dan anaknya di Kota Makassar.

Na’asnya, Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang ditumpangi Ricko mengalami kecelakaan, yang akhirnya jatuh di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu, 9 Januari 2021, lalu.

Ricko Mahulette adalah sosok anak yang pintar dan penyayang keluarga. Awalnya, Ricko bersama kedua orang tua dan adik perempuannya tinggal bersama di kawasan Talake, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, tepatnya di belakang Kampus UKIM atau di depan SMP 19.

Ketika Ricko baru saja lulus dari sekolah dasar (SD), ayah Ricko kemudian dipindahtugaskan dari Telkom Cabang Ambon ke Telkom Cabang Makassar.

Akhirnya mereka sekeluarga ikut pindah dan menetap di Kota Makassar hingga saat ini.

Sesampainya di Kota Makassar, Ricko dan adik perempuannya melanjutkan pendidikan hingga lulus kuliah, dan akhirnya menjadi kebanggaan orang tuanya dengan menyandang gelar sarjana.

“Ricko lulus dengan sarjana tekhnis sipil di Universitas Hassanudin (Unhas) Makassar, yang kemudian diterima kerja sebaga pegawai PLN UIP Kalimantan Bagian Barat, dan sehari-hari berdinas di Kota Pontianak,” tutur Ona.

“Sedangkan adik perempuan Ricko yang kini berumur 28 tahun, sekarang sudah menjadi seorang dokter. Mereka hanya dua bersaudara saja,” tambahnya. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top