HUKRIM

Jimmy Sitanala Siap Digiring Ke Kejari Ambon

Ilustrasi

RakyatMaluku.cm – KASUS tabrakan yang terjadi di Passo, tepatnya kawasan Transit pada, Minggu, 25 Maret 2018 lalu, dengan tersangkanya anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Jimmy Sitanala, berkasnya telah dirampungkan penyidik Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pulau Ambon dan Pp Lease.

Perampungan berkas tersangka setelah Tahap I beberapa waktu lalu, dikembalikan berkasnya oleh jaksa di Kejaksaan Negeri Ambon, lantaran belum lengkap. Kini usai dilengkapi, Jimmy Sitanala, siap-siap untuk diserahkan ke jaksa.

“P19 dari jaksa sudah kita kembalikan dengan melengkapi berkas tersangka. Kalu tidak ada halangan, Senin, 2 Juli, pekan depan sudah bisa Tahap II,” kata Kasat Lantas AKP AKP Muhammad Bambang Surya Wiharga kepada wartawan, Kamis, 28 Juni.

Ia kemudian meluruskan informasi yang berseliweran kalau kasus Jimmy Sinatala tidak dilanjutkan. Padahal, jauh sebelumnya sudah Tahap I bahkan jaksa mengembalikan berkas tersangka penyidik karena belum lengkap.

“Sudah P19 dan kita sudah kembalikan lagi berkas ke jaksa. Ini mis communication, karena Kasi Pidum lama beljum memberitahukan berkas tersangka ke Kasi Pidum baru. Kita bahkan sudah kembalikan berkas setelah kita disuruh melengkapinya,” tandasnya.

Untuk diketahui, oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah Jimmy Sitanala (41), menabrak tukang ojek hingga tewas, Minggu, 25 Maret sekitar pukul 05.30 WIT.

Kecalakaan lalu lintas yang menewaskan Fredy Pattirajawane, warga Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, terjadi di ruas Jalan Sisingamangaraja, Passo.

Laka maut bermula ketika Jimmy Sitanala yang mengendarai mobil Honda Brio DE 1579 AH, melaju dengan kecepatan tinggi dari Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, hendak menuju Passo. Dalam kendaraan dia bersama pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Stella Matitaputy.

Sedangkan pengendara Honda Blade, mengarah ke Watatiri, Desa Suli. Tepat depan Toko Trisura, mobil Honda Brio, dengan kecepatan tinggi masuk jalur sepeda motor dan menabrak kendaraan yang dibawakan Fredy Pattirajawane. Mobil warna merah itu menyeret korban sejauh 25 meter. Tidak saja tewas, telapak kaki kanan lelaki 39 tahun itu juga putus.

Jimmy Sitanala dan Stella Matitaputy, tidak mengalami luka. Namun, kendaraan roda empat yang ditumpangi meraka berdua rusak. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top