NEWS UPDATE

‘Jual Beli’ Gagasan Di Debat Pertama Pilgub Maluku

RakyatMaluku.com – KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Maluku menggelar debat kandidat pasangan calon gubernur-wakil gubernur Maluku tahap I di Baileo Siwalima Karang Panjang, Ambon, Senin 7 Mei 2018.

Debat kandidat yang berjalan dalam enam sesi tersebut berlangsung meriah. Tiga pasangan calon peserta Pilkada Maluku tersebut tampil maksimal dalam menyelesaikan seluruh tahapan yang disiapkan KPU selaku penyelenggara debat kan­didat, sebagai bagian dari ta­hapan Pilkada.

Pengamatan Rakyat Maluku, dari segmen pertama hingga terakhir penampilan kandidat cukup baik dalam menjabarkan visi misi dan program kerja untuk membangun Maluku, Mensejahterakan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, mengu­rangi kemiskinan sampai dengan menekan angka pengangguran.

Tidak hanya sampai disitu, SANTUN, BAILEO dan HEBAT juga acak kali membuat publik tercengang dengan beragam argumentasi berbasis data dan refrensi publik. Bahkan, adu ‘jotos’ gagasan dan jual beli program kerja ketiga pasangan sangat refresentatif untuk membangun Maluku kedepan.

SANTUN tetap menawarkan pembangunan berba­sis gugus pulau. Ini merupakan program yang tengah digencarkan.
Sementara BAILEO lebih memfokuskan pada pembangunan Maluku dari laut. Laut menjadi kekuatan penting dalam mendorong kemajuan pembangunan daerah. Mengingat Maluku sangat kaya akan potensi perikanan. Sementara HEBAT, lebih fokuskan pada politik anggaran. Politik anggaran bagi HEBAT belum refrensentatif. HEBAT siapkan formula untuk mereformasi bahkan merubah secara total dalam jangka satu tahun kepemimpinan agar anggaran pro terhadap rakyat dan fokus mengentas kemiskinan.

“Untuk menurunkan angka Kemiskinan, maka kami tetap melakukan pembangunan berbasis gugus pulau. Ini merupakan strategi pembangunan. Ada 12 gugus pulau di Maluku. Harus ada bandara, pelabuhan dan rumah sakit disemua gugus pulau. Ini dalam rangka tingkatkan kesehatan masyarakat. Begitu pula dibidang sosial dan pendidikan. Untuk mengurangi tingkat kesenjangan,” tutur SANTUN.

Sementara BAILEO menegaskan, membangun Maluk harus dari laut tanpa meninggalkan perta­nian dan pertambangan.

“Kami akan membangun Maluku dari laut. Tapi saya tidak meninggalkan pertanian dan pertam­bangan. Saya pernah bertemu orang Norwegia, dan bertanya kamu dari mana. Maluku lebih kaya dari Brunei. Hampir semua Eropa suplai ikan dari Norwegia, tentunya jika kami terpilih akan bangun industri perikanan di Maluku. Dan di Maluku ada tiga titik penangkapan ikan, dan itu akan dibangun industri dan coolstrodge,” kata Murad.

Bagi HEBAT terpenting adalah politik ang­garan,” Yang terpenting adalah politik anggaran, fak­tanya saat ini pelayanan publik sangat rendah. Rasionalnya struktur APBD belanja publik hanya 18 persen. Harus ada perombakan. Masalah kemis­kinan yang terpuruk karena tidak ada fokus anggaran selesaikan masalah kemiskinan untuk keberpihakan pada rakyat,” sebutnya.

DIJAGA KETAT
Sementara itu jalannya debat publik tersebut dijaga ketat aparat kepolisian. Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Sutrisno Hady Santoso, mengatakan untuk mengamankan jalannya acara debat kandidat tersebut, pihaknya mengerahkan sebanyak 150 per­sonel.

“Kita kerahkan sebanyak 150 personel untuk mengamankan debat kendidat Pilgub Maluku,”kata Hady, kepada wartawan di Kantor Polres Pulau Ambon, Senin 7 Mei 2018.

Menurutnya, pengamanan ekstra ketat ini akan dilakukan untuk dapat menjamin kelancaran acara tersebut hingga selesai. Selain pengamanan secara terbuka, pihaknya juga melakukan pengamanan secara tertutup.
“Pengamanan dilakukan tidak hanya secara ter­buka tapi juga dilakukan secara tertutup,”tandas Kapolres. (ASI/AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top