HUKRIM

Jual Sabu, Warga Kota Jawa Dituntut 3 Tahun Penjara

RakyatMaluku.com – TERDAKWA Dede Hamid alias Edo (24), warga Kota Jawa, RT 002, RW 007, Kecamatan Teluk Ambon, dituntut tiga tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon. Sebab, terdakwa tebukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba, sebagaimana diatur dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Meminta majelis hakim yang mengadili perkara ini agar menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa selama tiga tahun. Menyatakan barang bukti berupa dua sachet plastik berisikan kristal bening dengan berat 0,1211 gram, disita untuk dimusnahkan,” ucap JPU Inggrid Louhenapessy, saat membacakan amar tuntutannya di Pengadilan Negeri (PN) Ambon, Kamis, 28 Juni 2018.

JPU dalam dakwaanya menjelaskan, terdakwa Dede Hamid alias Edo berhasil ditangkap Sat Resnarkoba Polres Ambon saat melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu di belakang Toko Herli Aster, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin, 26 Februari 2018, sekitar pukul 21.30 Wit.

Awalnya, petugas kepolisian mendapatkan informasi bahwa terdakwa sering mengkonsumsi sabu-sabu. Dari informasi tersebut, petugas meminta bantuan cepu untuk memesan sabu-sabu dari terdakwa. Kemudian pada Senin, 26 Februari 2018 sekitar pukul 20.30 Wit, cepu memberikan uang sebesar kepada terdakwa sebesar Rp 1 juta.

Dan sekitar pukul 21.30 Wit, cepu memberikan informasi kepada petugas Sat Resnarkoba Polres Ambon Arman J. Matulessy, bahwa dirinya dan terdakwa dalam perjalanan menuju ke Aster. Saat terdakwa dan cepu sampai di belakang Toko Herli Aster, saat itulah petugas Sat Resnarkoba Polres Ambon melakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Saat digeledah, petugas menemukan dua paket sabu-sabu yang terdakwa simpan di dalam saku celana sebelah kanan yang dipakai terdakwa saat itu. Kemudian terdakwa bersama barang bukti dibawa ke kantor Sat Resnarkoba Polres Ambon untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Kepada petugas, terdakwa mengaku mendapatkan sabu-sabu itu dari seseorang yang bernama Liken (identitas lengkap tidak diketahui).

Usai mendengar pembacaan tuntutan JPU, majelis hakim diketuai Herry Setyobudi, kemudian menunda persidangan hingga Senin pekan depan, dengan agenda sidang Pleidoi (Pembelaan) oleh Penasehat Hukum terdakwa, Misna S. Weulartafella, SH. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top