PRO PILKADA

Kainama : TNI Harus Netral

KPU kota ambon melakukan sosialisasi mensososialisakan Kepada ibu-ibu Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXVII Kodim 1504/Ambon tentang tata cara pemungutan dan tata cara coblos pada Pemilu tahun 2019, di Aula Makodim 1504, Jumat, 22 Maret 2019.

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon, Martinus Kainama, meminta prajurit TNI khususnya Kodim 1504/Pulau Ambon agar tak berpihak saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Menurutnya, TNI harus memegang teguh netralitas mereka sebagai aparat penjaga kedaulatan NKRI.

“Memegang teguh netralitas, tidak memihak kepada pihak manapun.  Berada di atas semua golongan dan kepentingan politik apapun. Dan dapat menetralisir berbagai. macam ancaman, hambatan dalam rangka pengamanan Pemilu,” ujar  Kainama.

saat mensososialisakan Penyelenggaraan Pemilu kepada ibu-ibu Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXVII Kodim 1504/Ambon tentang tata cara pemungutan dan tata cara coblos pada Pemilu tahun 2019, di Aula Makodim 1504, Jumat, 22 Maret 2019.

Dikatakan, pofesional TNI adalah kunci keberhasilan dalam pelaksanaan pemilu. Pemeliharaan keamanan dan mencegah sikap anarkis serta mencegah terjadinya kerusuhan sosial secara vertikal  maupun horizontal 

“Mencegah kerawanan lanjutan yang berpotensi mengancam eksistensi negara. Kerawanan seperti  penyebaran isu hoax, politik uang, intimidasi dan perusakan logistik suara,” jelas Kainama.

Dia juga menyampaikan  bahwa syarat untuk memilih bagi warga  negara, harus berusia 17 ke atas atau sudah menikah maupun pernah menikah. Tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan keputusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Dan bukan anggota TNI atau Polri serta harus sehat jiwanya,” katanya. 

Pada kesempatan itu, KPU juga memberi penjelasan tentang warna surat suara.   Hijau : DPRD kabupaten/kota, Biru , DPRD provinsi, Kuning : DPR RI, Merah,  DPD RI dan warna Abu-Abu untuk Presiden dan Wakil Presiden.(AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top