GERBANG PENDIDIKAN

Kakanwil Kunjungi Dua Madrasah Filial Negeri Baru

RakyatMaluku.com – KEPALA Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku, Fesal Musaad memanfaatkan momentum hari pertama masuk sekolah pasca libur panjang dengan mengunjungi dua madrasah filial negeri baru yakni Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Filial, Desa Poka cabang MIN 1 Ambon dan MTsN Filial Air Salobar cabang MTsN 1 Ambon. Dalam lawatan Senin, 16 Juli kemarin, Kakanwil didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, M. Hanafi Rumatiga.

Kakanwil mengungkapkan, selain membuka dua madrasah filial negeri baru di Kota Ambon, Kemenag Maluku juga membuka dua madrasah filial di Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Buru.

Empat madrasah filial yang dibuka tersebut menjadi embrio untuk proses penegeriannya yang bersatatus terpisah dari sekolah asal atau sekolah induk.

MTsN Filial Air Salobar akan dijadikan sebagai MTsN 2 Ambon, MIN Filial Desa Poka dipersiapkan menjadi MIN 3 Ambon, MIN Filial Maluku Tengah disiapkan menjadi MIN 8 Maluku Tengah dan MTsN Filial Buru akan beralih menjadi MTsN 1 Pulau Buru.”Memang sekarang sudah negeri tinggal statusnya pisah dengan sekolah induk. Nah, ini menjadi titik tekan bagi Kemenag Maluku untuk diusulkan,”kata Kakanwil.

Kakanwil menjelaskan, sesuai Peraturan Menteri Agama (PMA),madrasah filial yang dibuka, harus diusulkan untuk ditetapkan dengan Surat Keputusan (SK) Dirjen Pendidikan Islam. Dengan adanya SK Dirjen Pendis tersebut maka menjadi kekuatan agar diprioritaskan sebagai madrasah negeri baru dan terpisah dari induknya.

Menurut Kakanwil pembukaan empat kelas jauh itu merupakan bagian dari transformasi, inovasi dan eksvansi untuk menghadirkan lembaga pendidikan Islam dalam kerangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Sekaligus menjawab keterjangkauan akses pendidikan bagi masyarakat. Selain itu, memfungsikan kembali aset-set Kementerian Agama yang terbengkalai selama bertahun-tahun.”Dari pada terbengkalai, kita manfaatkan untuk kepentingan mencerdaskan anak bangsa sekaligus menjawab kebutuhan pendidikan agama pada wilayah masing-masing,”tutur Kakanwil.

Lanjut Musaad, Kemenag Maluku juga akan memprioritaskan pemenuhan sarana pra­sarana pada empat madrasah filial tersebut untuk memenuhi standar nasional pendidikan atau paling tidak memenuhi standar pelayanan mi­nimal.”Ini langkah selanjutnya yang bakal kita do­rong. Sebab, untuk memenuhi standar nasional pen­didikan ada beberapa kriteria yang harus kita pe­nuhi.”tambahnya.

Kakanwil lantas menghimbau kepada masyarakat menyekolahkan anak-anak mereka pada madrasah filial negeri ini. Sebab, madrasah filial milik pemerintah dan dibiayai oleh negara.”Tentu kita akan tuntut agar empat madrasah ini dapat meningkatkan kualitasnya,”tandas Kakanwil.

“Harapan saya, dengan adanya penambahan madrasah negeri filial baru ini bisa membantu masyarakat dalam rangka memberikan pendidikan keagamaan yang lebih baik kepada masyarakat sehingga tidak ada anak yang tidak melanjutkan pendidikanya karena alasan jarak tempat tinggal dengan sekolah.”harap Kakanwil.

Dikesempatan sama, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah M. Hanafi Rumatiga mengaku, animo masyarakat cukup tinggi untuk menyekolahkan anak-anak mereka pada madrasah filial.

Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang diterima pada tahap awal di MTs Filial Negeri Air Salobar sebanyak 35 siswa dan 21 siswa untuk MIN Filial Desa Poka.”Alhamdulillah, setelah kita sosialisasikan kepada masyarakat mereka menerima dan sangat memahami bahwa pembukaan madrasah filial merupakan bagian dari menjawab keterjangkauan akses pendidikan,”akui Rumatiga. (CIK)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top