NEWS UPDATE

Kapal Yang Ditumpangi Pegawai Balai Jalan Maluku Tenggelam Di Perairan Ternate

KAPAL cepat mengangkut tujuh pe­numpang pegawai Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XVI Maluku dan Maluku Utara, Selasa 31 Juli 2018, tujuan Pelabuhan Sofifi mengalami ke­bocoran dan tenggelam di perairan Go­to, Kepulauan Tidore.

Kepala Kantor Pencarian dan Per­tolongan Ternate, M. Arafah, di Ternate membenarkan tenggelamnya kapal itu dan penumpangnya sudah ditemukan dalam kondisi selamat.

Para penumpang itu diantaranya dari Ambon masing-masing, Kepala Satker BPJN, Mauludin Said Latar (51 tahun), M. Syafriudin M.S (35 tahun), Bahri Sangaji (33 tahun), Rahmat Yanuar (35 tahun), Anyong (38 tahun), Muh Kasim Majulah (32 tahun) dan Ajud Folasimo (39 tahun).

Kapal cepat tersebut bergerak dari Ternate menuju Sofifi, namun mengalami kebocoran di depan Pelabuhan Goto Tidore. Mendapat informasi adanya kecelakaan itu, Tim Rescue SAR Ternate bergerak menuju lokasi dengan menggunakan KN Pandudewanata beserta peralatan evakuasi.

Saat itu, BPBD Tidore Kepulauan dan Perhubungan Laut mengabarkan bahwa seluruh korban berhasil diselamatkan dan saat ini keseluruhan korban berada di Pasar Sarimalaha dimintai keterangan serta pengobatan.

Salah seorang korban, Rahmat Yaunar mengatakan, awal keberangkatan dari pelabuhan Armada Semut, Kelurahan Mangga Dua, sekitar pukul 9.30 Wit.

“Sekitar setengah jam perjalanan, saya lihat ke bawah tiba-tiba sudah ada air semua di lantai kapal cepat, dan ABK turun ke bawah melihat pintu depan air masuk semua,” jelasnya.

Saat itu, dalam kondisi panik mengambil life jacket, dan teman-teman pada naik di atas. Kapal cepat kemudian tenggelam dan ketika itu mereka kemudian berinisiatif menelepon rekan-rekan lainnya yang berada di Tidore, untuk memberikan pertolongan.

Akibat tenggelamnya kapal itu, penumpang dan ABK terjun ke laut hingga datang sejumlah bantuan penyelamatan.
“Saat itu, semua penumpang berjumlah tujuh orang, empat orang dari staf termasuk Kasatker 16 Wilayah Ambon dan tiga orang ABK “ ujarnya.

Para korban kemudian dibawa ke pasar Sari­malaha untuk mendapatkan pengobatan dan dimintai keterangan. Dalam beberapa saat kemudian, KN SAR 237 Pandudewanata bertolak dari Tidore menuju Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate dengan membawa seluruh korban selamat. (NAM/NET)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top