AMBONESIA

Kapolres: Jangan Jadikan Perbedaan Menjadi Penghalang

AKBP Sutrisno Hady Santoso - Kapolres Pulau Ambon dan Pp Lease

RakyatMaluku.com – PEMILIHAN kepala daerah (Pilkada) Gubernur-Wakil Gubernur Maluku telah usai. Sampai saat ini proses penghitungan suara terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum, guna menentukan siapa pemenangnya. Dalam Pilkada yang sudah selesai, terdapat tiga pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur, yaitu Said Assagaff-Andreas Rentanubun, Murad Ismail-Barnabas Orno, dan Herman Koedoboen-Abdullah Vanath.

Pilkada Maluku telah berjalan dengan aman dan damai, ini karena keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menjadi faktor utama penentu suksesnya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Olehnya, kebersamaan setelah Pilkada ini harus tetap dijaga.

“Jangan jadikan perbedaan dalam pilihan itu menjadi penghalang ataupun merusak hubungan kekerabatan yang sudah ada antar sesama. Pemilihan sudah berlalu, mari kita sama-sama berdoa, semoga Subernur yang akan terpilih nanti bisa membawakan perubahan bagi Maluku menjadi lebih baik,” kata Kapolres Pulau Ambon dan Pp Lease AKBP Sutrisno Hady Santoso saat memimpin Apel Tiga Pilar Kamtibmas di Lapangan Merdeka, Jumat, 6 Juli.

Apel Besar Tiga Pilar Kamtibmas ini dihadiri Letkol Fendri Nafianto, Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, sejumlah perwira dari unsur Kodim 1504, Polres Ambon, Pejabat Pemkot Ambon, Angota Babinsa, Babinkamtibnas serta Kepala Desa.

Menurut Kapolres, keberadaan tiga pilar kamtibmas yang terdiri dari Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Desa memiliki peranan penting dalam menjegah terjadinya ganggua keamanan di tengah masyarakat saat PKU Provinsi Maluku menentepkan Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Dengan kata lain, kondusif atau tidaknya suatu wilayah, tergantung dari peran Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Desa, sebagai ujung tombak tiga pilar kamtibmas, di wilayah kerjanya, masing-masing,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Sutrisno Hady Santoso menginstruksikan, agar selalu meningkatkan silaturahmi dengan ulama serta tokoh agama dan tokoh maupun masyarakat.

“Melalui silatuhrahmi itu, maka diharapkan situasi kondusifitas kamtibmas akan terpelihara dengan baik hingga penetapan tangal 9 Juni nanti,” pesan Kapolres.

Dia berharap, masyarakat dapat peduli dan menjaga Kota Ambon tetap dalam situasi yang aman dan damai agar kita besama membangun Maluku mejadi daerah yang damai dan sejahtera.

“Mari kita bersama-membawa Maluku khususnya Kota Ambon menuju Kota yang maju dan sejahtra agar dapat bersaing dengan daerah dari provinsi lainnya,” tutupnya. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top