---------
NEWS UPDATE

Kejati Tunggu Audit Kerugian KMP Marsela

RAKYATMALUKU.COM – AMBON — Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku telah meminta Tim Auditor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Maluku, untuk segera menghitung total kerugian keuangan negara dalam kasus dugaan korupsi anggaran operasional Kapal Motor Penumpang/ Penyeberangan (KMP) Marsela di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

“Penyidik sudah minta audit, dan saat ini masih menunggu hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara dari BPKP,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Maluku Samy Sapulette, saat dikonfirmasi koran ini, via selulernya, Senin, 5 April 2021.

Menurutnya, hasil audit tersebut sebagai salah satu bukti telah terjadinya perbuatan melawan hukum tindak pidana korupsi, sekaligus sebagai alat bukti untuk menetapkan pihak-pihak terkait yang patut diduga merugikan keuangan negara, sebagai tersangka di tahap penyidikan.

“Prinsipnya Kejati akan terus berkoordinasi dengan BPKP dalam kepentingan percepatan audit kerugian keuangan negaranya. Semoga hasil auditnya segera rampung dan diserahkan ke kami, sehingga penyidik dapat mengambil langkah penyidikan selanjutnya,” tutur Samy.

Mengenai permintaan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan terhadap mantan Bupati MBD dua periode, Barnabas Orno, yang saat ini menjabat wakil Gubernur Maluku, Samy mengaku bahwa pihaknya telah mengetahui pihak-pihak mana saja yang relevan untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara ini.

“Penyidik tentu sangat mengetahui pihak-pihak mana saja yang relevan untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara ini. Jadi sebaiknya kita ikuti saja proses penyidikan yang saat ini sedang berlangsung,” tegas Samy.

Dia menjelaskan, di tahap penyidikan ini sejumlah pihak terkait telah diperiksa sebagai saksi. Salah satu diantaranya adalah mantan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) PT. Kalwedo, Lukas Tapilou, yang diketahui merupakan adik ipar dari Wagub Maluku Barnabas Orno itu.

“Pada Senin pekan kemarin itu ada pemeriksaan saksi terhadap Plt Dirut PT. Kalwedo inisial LT. Saksi LT dicecar 30 pertanyaan terkait penggunaan dana hibah dari Kementrian Perhubungan untuk PT. Kalwedo, dan bantuan penyertaan modal atau dana abadi dari Pemkab MBD untuk operasional KMP Marsela,” pungkas Samy. (RIO)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top