AMBONESIA

KemenPAN-RB Apresiasi Kinerja Pemkot Ambon

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) lewat Sub-Koordinator Perumusan Kebijakan Pelayanan Publik, Rosikin mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.


Kata Rosikin, apresiasi itu diberikan karena Pemkot Ambon telah menyelesaikan kurang lebih 98 persen pengaduan yang diterima melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) –LAPOR.

Menurutnya, performa Pemkot Ambon dalam menyelesaikan atau menindaklanjuti setiap pesan pengaduan yang masuk dari masyarakat merupakan wujud dari pelayanan publik yang baik. “Berdasarkan data kita diterima, Pemkot Ambon sangat baik dalam merespon setiap aduan yang masuk, 98 persen aduan yang masuk, mampu ditindaklanjuti. Dan ini patut diberikan apresiasi,” kata Rosikin dalam kegiatan Focus Group Discussion Review Tindak Lanjut Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – LAPOR! Tahun 2020 Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara, kemarin.

Hingga September 2020 Pemkot Ambon menerima pengaduan sebanyak 307. Dari jumlah aduan itu, pemkot telah menyelesaikan sebanyak 290 aduan. Sementara 11 masih dalam proses, 4 belum ditindaklanjuti, dan dua aduan belum terverifikasi. “Saya berharap, jejak kesuksesan Pemkot Ambon dapat diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Maluku dan Maluku Utara,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Analis Kebijakan Muda ini juga mendorong jajaran pengelola pengaduan di Provinsi Maluku dan Maluku Utara untuk berpatisipasi pada Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik 2020.

Kompetisi hasil kolaborasi KemenPAN-RB bersama Kantor Staf Presiden dan Ombudsman RI dibantu oleh USAID-Cegah melalui Sustain ini merupakan bentuk apresiasi KemenPAN-RB kepada instansi penyelenggara pelayanan publik yang telah melakukan pengelolaan pengaduan dengan baik.
Pendaftaran Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik 2020 dibuka hingga tanggal 14 Oktober 2020.

Meskipun kompetisi tahun ini berlangsung dalam situasi pandemi, namun tidak mengurangi semangat dan antusias peserta baik secara kuantitas maupun kualitas untuk membuktikan kepada publik kerja-kerja baik yang telah dilakukan instansi penyelenggara. (SAH)


======================
--------------------

Berita Populer

To Top