HUKRIM

Kepala Bapekot Akan Diperiksa Polisi

RakyatMaluku.com – KEPALA Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bapekot) Ambon Dominggus Matulapelwa, rencananya Selasa, pekan depan akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif Pemerintah Kota Ambon tahun 2011.

“Kita hari ini (rabu, red) akan mengirim surat panggilan kepada Kepala Bapekot Ambon, Dominggus Matulapelwa. Ia akan diperiksa sebagai saksi pada Selasa depan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pp.Lease AKP Rifal Ependi Adikusuma kepada wartawan, Rabu, 15 Agustus.

Pemeriksaan Dominggus Matulapelwa, terkait dengan sejumlah nama-nama pejabat Pemerintah Kota Ambon yang menggunakan anggaran SPPD, baik pejabat yang masih aktif maupun yang sudah pensiun.

“Daftar nama-nama pejabat Pemkot Ambon yang menggunakan anggaran SPPD tahun 2011, penyidik i telah menyerahkan kepada Bapekot Ambon, untuk mengkroscek apakah dari sekian nama pejabat Pemkot, masih aktif bertugas ataukan sudah pensiun. Sehingga untuk kejelasannya,” tuturnya mantan Kasat Reskrim Polres Seram Bagian Barat itu.

Selain Dominggus Matulapelwa diperiksa, polisi pun akan memintai keterangan saksi ahli Ahli Keuangan Daerah, dan Ahli Hukum Pidana dan Hukum Tata Negara.

“Usai periksa kepala Bapekot Ambon, kita juga akan melakukan pemanggilan pemeriksaan kepada saksi dari Ahli Keuangan Daerah, berkaitan dengan audit keuangan dari SPPD fiktif Kota Ambon tahun 2011. Jadi selain audit dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan(BPKP) Provinsi Maluku, pemeriksaan saksi dari ahli keuangan daerah adalah mengenai prosedur perhitungan anggaran SPPD, sebagaimana yang telah di audit oleh BPKP Maluku.

Sedangkan untuk pemeriksaan ahli Hukum Pidana dan Ahli Hukum Tata Negara, berkaitan dengan prosedur sebuah pembuatan dan pengesahan administrasi pengelolaan keuangan,” jelasnya.

Lanjut Adikusuma, setelah Kepala Bapekot, Ahli Keuangan dan Hukum Pidana dan Hukum tata Negara, barulah Sekretaris Kota Ambon AG. Latuheru, digarap kembali. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top