NEWS UPDATE

Kerja Maraton Timsel KPU Maluku Di Tengah Ketidakpastian

Timsel KPU Maluku yang baru, saat dilantik beberapa waktu lalu. (IST)

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI telah melantik Tim Seleksi Calon Anggota KPU Provinsi Maluku tahun 2018-2023, setelah sebelumnya diberhentikan.

Ada lima orang yang akan bertugas menyeleksi penyelenggara pemilu ditingkat provinsi, mereka adalah Dr.Djufry Rays Pattilow, Dr.Amir Kotarumalos, Dr.Stevin Melay, Dr. La Ode Angga dan Dr. Reny Heronia Nendissa.

Tapi sampai saat ini, belum ada kejelasan mengenai waktu seleksi komisioner yang KPU Maluku yang baru. 

Ketua Timsel KPU Maluku Amir Kotarumalos mengatakan, pihaknya masih menunggu uraian tugas dan time scedule dari KPU RI. 

Rencananya,  Selasa 12 Februari 2019, (hari ini) timsel KPU Maluku baru akan menerima penjelasan detil mengenai tugas dan pelaksanaan seleksi KPU Provinsi Maluku.

“Seperti apa (tugas), besok (hari ini) KPU akan mengirimkan uraian tugas dan scedullnya,” kata Kotarumalos kepada Rakyat Maluku, tadi malam.

Untuk sementara ini, Timsel KPU Maluku masih melakukan koordinasi dengan Pokja KPU Maluku guna menyelaraskan kesiapan tehnis seleksi KPU Maluku. 

Hanya saja, seleksi KPU Maluku akan dimulai dari tahapan yang mana, Timsel KPU Maluku belum dapat memastikannya. 

Kotarumalos mengatakan, uraian tugas itu akan diberikan KPU RI juga termasuk agenda seleksi termasuk tahapannya.

“Kita maraton, kita diberi waktu hanya satu bulan,” katanya.

Ditengah percepatan seleksi KPU Maluku mengingat waktu pemilihan umum dan pemilihan anggota legisalatif sudah makin dekat, serta masa pengabdian KPU Maluku yang lama akan berakhir Maret nanti, muncul berbagai informasi miring mengenai pembentukan Timsel yang baru.

Ada dugaan pembentukan timsel yang baru ini melanggar peraturan yang dibuat KPU RI sendiri. Terutama soal tahapan pembentukan Timsel KPU Provinsi, dimana dalam pasal 7 PKPU Nomor 1 tahun 2018, KPU wajib mengumumkan tahapan pembentukan Tim Seleksi di laman KPU. 

Ini ternyata tidak ditemukan dalam laman KPU yang memiliki domain KPURI.GO.ID.

KPU RI malah menetapkan dan melantik kelima anggota Timsel KPU Maluku.

Selain itu, ada salah satu anggota Timsel yang diduga memiliki istri sebagai Caleg untuk kursi DPRD Provinsi Maluku dari  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Daerah Pemilihan Maluku Tengah.

Kelima timsel yang baru juga merupakan perwakilan dari unsur akademisi, tidak ada unsur profesionalitas dan tokoh masyarakat. Sebagaimana ketentuan pasal 6 ayat (d) yang berbunyi 

Anggota Tim Seleksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) berjumlah 5 (lima) orang anggota yang berasal dari Unsur Akademisi, Unsur Profesional, dan

Unsur Tokoh Masyarakat yang memiliki integritas.

Terlepas dari dugaan ketidak konsistensi KPU RI dalam membentuk Timsel yang baru, beredar informasi Timsel yang telah diberhentikan oleh KPU RI sementara menyusun siasat untuk menggugat KPU RI. Bahkan ada informasi dalam waktu dekat Ombusman akan memintai keterangan para Timsel yang lama mengenai surat yang telah mereka kirimkan beberapa waktu lalu.

Hal lainnya, ada sebagian peserta seleksi KPU Provinsi Maluku juga akan melayangkan gugatan materil dan non materil ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara atas keputusan KPU yang membatalkan tahapan seleksi KPU Maluku oleh Timsel yang lama.

“Kami akan gugat itu, kami mengalami kerugian akibat sikap inkonsistensi KPU RI, yang membatalkan proses Timsel yang lama,” kata salah satu peserta seleksi anggota KPU Maluku kepada Rakyat Maluku.

Menurutnya, keputusan KPU yang membatalkan kerja Timsel sebelumnya memiliki pengaruh  buruk bagi para peserta yang sudah lolos. Dan keputusan KPU RI berupa membentukan timsel yang baru untuk melaksanakan tahapan penjaringan anggota KPU Maluku sangat merugikan para peserta. 

“Ini semacam permaian bola, kita sudah menang, wasit lalu membatalkan kemenangan kita dengan memunculkan aturan yang baru. Aturan yang lama dibatalkan ketika pemenang sudah ada itu sangat ambigu,  mereka memberhentikan timsel pun tanpa menjelaskan apa saja pelanggaran yang dilakukan Timsel sebelumnya,” kesalnya. (ARI)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top