NEWS UPDATE

Ketua KPU Maluku ‘Petahana’ Berpeluang Lolos Lagi

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku, Samsul Rivan Kubangun, memiliki peluang besar untuk kembali lolos menjadi calon Anggota KPU, setelah kandas, usai mengikuti tahapan tes psikologi di Polda Maluku. 

Kepastian lolosnya Rifan selaku petahana  untuk kembali masuk bursa pencalonan anggota KPU Maluku, setelah Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPU Maluku, menyerahkan seluruh berkas dari proses dan tahapan pemilihan calon anggota KPU Maluku. 

Berkas dan proses tahapan calon anggota KPU Maluku sejak pendaftaran sampai finalti, telah diserahkan oleh Timsel kepada Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia KPU RI, di Jakarta, pada Selasa, 29 Januari 2019, sekira Pukul 17.30 WIB. 

Sedianya, yang harus diserahkan tersebut adalah hasil dari seleksi calon anggota KPU Maluku, namun, oleh KPU RI di Jakarta, meminta kepada pihak Timsel untuk menyerahkan seluruh proses dari sejak awal pendaftaran sampai ujian terakhir, yang sudah dilakukan oleh Timsel di Kota Ambon.

Anggota Timsel Calon Anggota KPU Maluku, Dr. H. Mohdar Yanlua, MH, menjelaskan, Timsel Calon Anggota KPU Maluku telah menerima surat pemberitahuan sejak tanggal 25 Januari 2019, untuk menyerahkan seluruh berkas dalam tahapan seleksi. Selanjutnya, Timsel berangkat ke Jakarta dan menyerahkannya kepada Bidang SDM KPU RI pada Selasa pekan ini. Secara bersamaan, deadline waktu yang diberikan kepada Timsel Calon Anggota KPU Maluku untuk berposes telah selesai, selama kurang lebih tiga bulan. 

Setelah menyerahkan seluruh berkas proses tahapan seleksi tersebut, maka tugas dan tanggungjawab Timsel Calon Anggota KPU Maluku dinyatakan selesai. 

Sedianya, kalau mengikuti proses tahapan yang diberikan sejak awal kepada Timsel, maka tugas Timsel yakni menentukan sepuluh orang untuk mengikuti proses fit and propertest, yang dilakukan oleh KPU Pusat. Hanya saja, dalam perjalanan setelah tes psikologi, KPU RI mengeluarkan pluit penalti kepada Timsel Calon Anggota KPU Maluku, sebagai tanda telah terjadi pelanggaran. 

Surat sakti KPU Pusat tersebut, memaksa Timsel Calon Anggota KPU Maluku, untuk menghentikan seluruh proses dan tahapan seleksi, termasuk tahapan tes kesehatan dan wawancara, yang sedianya sudah dilakukan, namun batal karena surat sakti KPU Pusat. 

Menurut Mohdar, hasil dari kerja-kerja Timsel yang sudah diserahkan tersebut, menjadi urusan KPU Pusat. Proses saat ini, lanjut Mohdar, KPU Pusat akan melakukan sidang pleno, untuk menentukan apakah proses finishingnya sampai menentukan 10 orang untuk tes fit and propertest, akan dikembalikan kepada Timsel Calon Anggota KPU Maluku, atau KPU Pusat membentuk Timsel baru untuk melanjutkan seleksi, atau langsung dihandel oleh KPU Pusat, hingga penetapan anggota KPU periode mendatang. 

Tentu, semua proses harus dilakukan secepatnya, sesuai dengan rengs waktu proses-proses Pemilu yang akan diadakan di negara saat ini, termasuk untuk Pilpres dan Pileg, yang akan digelar pada bulan April 2019 mendatang.

Peluang Ketua KPU Maluku kembali lolos, karena namanya juga masuk dalam daftar berkas yang dikembalikan oleh Timsel Calon Anggota KPU Maluku kepada Bidang SDM KPU Pusat. Bila KPU menerima hasil kerja Timsel, maka Ketua KPU Maluku dipastikan akan lengser, namun, ketika hasil sidang Pleno KPU Pusat menolak seluruh proses Timsel, maka Ketua KPU Maluku, SRK, dipastikan akan kembali melanjutkan proses seleksi menjadi calon anggota KPU Maluku. 

“Kita mestinya sudah sampai pada tahapan tes kesehatan dan wawancara. Namun, sampai pada tahapan tersebut, kita langsung dibatasi lewat surat KPU RI, untuk menghentikan seluruh proses seleksi yang dilakukan oleh Timsel. Lalu, sesuai rengs waktu yang diberikan selama 3 bulan, maka semua hasil telah diserahkan kepada KPU Pusat. Apakah kemudian wawancara dilakukan oleh Timsel, atau diambil alih untuk proses wawancara dilakukan langsung oleh KPU Pusat, kita tunggu saja keputusan KPU RI seperti apa,” jelas Mohdar.

Kalau versi Timsel, hasilnya sesuai yang sudah dilakukan sampai pada tahapan tes psikologi tersebut. Namun, semua hasilnya akan menjadi keputusan KPU RI, setelah diserahkan secara resmi oleh Timsel kemarin. 

“Selanjutnya hasil pleno menjadi urusan KPU RI. Seluruh berkas yang mendaftar dan lolos dalam tahapan pertama sampai tahapan akhir diserahkan kepada Bidang Sumber Daya Manusia KPU Pusat guna dilanjutkan. Jadi, semua berkas diserahkan mulai dari awal sampai akhir, termasuk kepada mereka yang lolos dan telah mengikuti proses wawancara, jadi sampai saat ini belum ada kepastian tentang 10 nama yang akan lolos menjadi calon anggota KPU Provinsi Maluku. Tim juga belum menetapkan 10 besar,” simpul dia. 

Soal Ketua KPU yang gugur pada saat usai tes psikologi, kata dia, semuanya sudah diserahkan kepada KPU Pusat. Keputusannya ada di KPU Pusa, karena tugas dari Timsel telah selesai, sejak penyerahan berkas tersebut. (WHL) 

======================
--------------------

Berita Populer

To Top