HUKRIM

Ketua PN Ambon Dilaporkan Ke KY

Kantor PN Ambon

SELAIN  Juru Sita Pengadilan Negeri Ambon Notje Lease dilaporkan ke Polres Pulau Ambon dan Pp Lease atas dugaan pemerasan, terkait eksekusi bangunan  di Jalan Samratulangi, Ketua PN Ambon, pun diadukan ke Komisi Yudisial Rerwakilan Maluku.

“Kami telah melaporkan Ketua PN Ambon ke KY perwakilan Maluku, tadi (kemarin). Surat penetapan eksekusi,  tanpa ada amar putusan yang menjelaskan objek eksekusi dari lahan yang dieksekusi oleh pihak Pengadilan,” ujar termohon eksekusi, Viktor Roni Palar, kepada wartawan, Kamis, 24 Januari 2019.

Kata Palaar, surat penetapan ekskusi yang klketika  eksekusi dilakukan juru sita, tidak melampirkan maksud dari objek mana yang disita. 

“Penetapan eksekusi itu tidak atau objek yang mana. Sebelum eksekusi itu tidak  ada pemeriksaan setempat (PS). Anehnya, eksekusi dilakukan. Ini yang menurut kami tidak adil,” tegasnya.

Pengadilan, lanjut dia hanya memberikan pemberitahua eksekusi. Awalnya pada 20 Desember, tapi eksekusi ditunda hingga tangga 17 Januari 2019, dilaksanakan. 

Perkara perdata ini, telah dimenangkan oleh pihak pemohon eksekusi 

Bahkan di PTUN pun dimenangkannya. Badan Pertanahan Negara (BPN) juga sudah menjalankan putusan dengan membatalkan sertifikat 

“Setelah BPN membalikan Sertifikat menjadi milik kami. Kami tidak tahu bukti apa lagi yang membut mereka menang. Karena itukami laporkan Ketua PN ke KY. “Kami sudah lakukan gugatan, dan jadwal sidangnya  pada tanggal 30 Januari 2019,” terang dia.

Sebagaimana diberitakan koran ini sebelumnya, sebuah bangunan milik Etty Rasyid Palar, yang kini disewa untuk dijadikan sebagai Rumah Makan Ayah di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon,  dieksekusi Pengadilan Negeri Ambon.

Eksekusi berdasarkan keputusan PN Ambon sesuai keputusan Mahkamah Agung nomor575 PK/Pdt/2017 tanggal 9 Oktober 2017. Jo putusan Mahkamah Agung Nomor 1543 K/Pdt/2015 tanggal 6 Oktober 2015. Jo putusan Pengadilan Tinggi Ambon Nomor 04/Pdt/2015/PT.Ambon tanggal 3 Maret 2015. Jo putusan Pengadilan Negeri Ambon Nomor 08/Pdt.G/2014/PN.Ambon tanggal 26 November 2014. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top