NEWS UPDATE

Ketua PPK Seram Barat Dihajar Massa Caleg

Ilustrasi

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seram Bagian Barat, Syarif Hehanussa, meminta kepada Polres SBB, untuk segera mengusut tuntas kasus pemukulan terhadap Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Akrama Wailisa, yang terjadi, pada Kamis, 18 April 2019 malam, pada saat penjemputan kotak suara di Desa Kawa.

Dugaan kuat, aksi pemukulan terhadap Ketua PPK Kecamatan Seram Barat, yang dilakukan oleh warga, akibat adanya propokasi yang dilakukan oleh oknum Calon Anggota Legislatif (Caleg) di daerah setempat.

Aksi pemukulan yang diwarnai dengan pelemparan rumah Ketua PPK Kecamatan Seram Barat, dan Ketua Panwascam Seram Barat ini, tak mampu dibendung oleh aparat keamanan, yang bertugas mengawal PPK.

Pasalnya, keamanan tidak difasilitasi dengan peralatan perlindungan, sehingga membuat aparat kepolisian di lapangan, tidak mampu berbuat banyak, saat Ketua PPK diserang.

Tindakan pemukulan ini, menurut Ketua KPU SBB, Syarif Hehanussa, merupakan pelanggaran hukum, yang harus segera diproses oleh aparat kepolisian. Pasalnya, Ketua PPK dan seluruh anggota KPPS yang bertugas menyelenggarakan Pemilu di lapangan, merupakan aparat negara, yang patut mendapatkan perlindungan keamanan.

Apalagi, pemukulan dilakukan saat para abdi negara ini sedang menjalan tugas negara, berupa pelaksanan Pemilu.

“Kami melihat sungguh, bahwa terjadinya pemukulan ini disebabkan kurangnya pengamanan atau perlindungan terhadap petugas PPK, jika tidak ada proses hukum terhadap para pelaku yang melakukan pemukulan terhadap Ketua PPK Seram Barat, maka akan berdampak terhadap keamanan seluruh petugas Pemilu di SBB.”

Berangkat dari kejadian ini, Syarif menegaskan, seluruh tahapan pasca Pemilu yang berlangsung di kecamatan, akan kembali dipertimbangkan, khususnya di daerah yang rawan dengan konflik.

Kendati tidak menyebutkan daerah mana saja, namun, Syarif menekankan, agar aparat keamanan dapat meningkatkan pengamanan terhadap petugas PPK Kecamatan dan petugas KPPS di lapangan.

“Sebagai Ketua KPU SBB, saya sangat kecewa dengan pemukulan tersebut, tanpa ada persoalan yang mendasar, sehingga kami penyelenggara dikorban. Sehingga, kami meminta agar para pelaku segera diproses hukum, dan kami meminta perlindungan dari pihak keamanan, terhadap Ketua PPK dan keluarga dan seluruh anggotanya. Kiranya, seluruh penyelenggara Pemilu di Kawa harus dilindungi keamanannya.”

Syarif membeberkan, sementara ini diduga kuat, aksi pemukulan yang dilakukan oleh warga, dipicu adanya propokasi yang dilakukan oleh oknum Caleg di daerah setempat.

“Kami menganggap, bahwa persoalan emosi yang muncul di masyarakat, akibat adanya propokasi yang dilakukan oleh oknum calon anggota legislatif terhadap warga, sehingga terjadinya aksi pemukulan tersebut. Setelah ada pertemuan dengan tokoh masyarakat, ditemukan adanya oknum Caleg yang menjadi pemeran utama untuk mempropokasi warga, sehingga warga menyerang penyelenggara Pemilu. Jadi, kami minta adanya perlindungan dari aparat keamanan, demi menjaga keselamatan petugas Pemilu,” tegas dia. (WHL)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top