---------
GERBANG PENDIDIKAN

Komitmen Geser Peringkat Mutu Pendidikan Maluku

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku terus melakukan pembenahan terhadap sistem pendidikan di daerah ini untuk menggenjot mutu dan kualitas. Salah satu tujuan dari upaya itu adalah menggeser posisi Maluku yang saat ini berada di urutan 32 dari dari 34 Provinsi di Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji mengatakan, Maluku adalah salah satu provinsi dari delapan provinsi di Indonesia yang ikut andil dalam memerdekakan bangsa ini. Sehingga predikat mutu dan kualitas pendidikan harusnya digenjot dan relevansi dengan eksistensi provinsi dalam perjuangan kemerdekaan itu.

“Kami punya tekad dan komitmen untuk menggeser Maluku dari peringkat 32 secara nasional menuju peringkat yang lebih baik,” kata Sangadji akhir pekan kemarin.

Upaya ini kata Sangadji, memang tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Butuh kerja keras dan keterlibatan semua pihak. Sebab, tanggungjawab pendidikan bukan saja bertumpuh pada Dinas Pendidikan.

Sangadji mengungkapkan, sejak mengemban amanah memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, dia terus bergerak dengan sejumlah terobosan program yang pada intinya menuju pencapaian mutu dan kualitas pendidikan.

Pembenahan mulai dilakukan disemua sektor. Diantaranya, mendorong peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga pendidikan, mendorong peningkatan kemampuan kepala-kepala sekolah, mendorong pemenuhan sarana prasarana pendidikan dan mendorong transfaransi dan akuntabilitas pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Dosen Universitas Pattimura Ambon itu mengaku, dari delapan standar pendidikan nasional ada dua standar yang nilainya terenda yaitu Sarpras dan Mutu. Kedua bidang ini menjadi prioritas untuk digenjot. “Kita akan berupaya sekuat tenaga. Agar kedepan mutu dan kualitas pendidikan di daerah ini lebih baik,” tutup Insun Sangadji. (CIK)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top