NEWS UPDATE

Kontraktor Bantah Tak Pernah Hutang Di Toko UD Amin

RakyatMaluku.com – KONTRAKTOR pelaksana pro­­yek pembangunan Rumah Su­sun (Rusun) Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Ambon, Iwan Liando, mem­bantah soal hutang piutang material bangunan pada CV. Lima Sodara atau UD Amin. Sebab, PT. Fatima telah mem­bayar seluruh pemesanan material bangunan sebesar Rp 1,1 miliar sesuai bukti memo pemesanan dari perusahaan sejak Desember 2017 lalu.

“Sudah kami lunasi semua sesuai bukti memo dari peru­sahaan, namun benar ada beberapa nota barang yang ka­mi tidak mau bayar sebesar Rp 400 juta lebih karena no­ta barang tersebut tidak ada bukti memo. Artinya, pihak perusahan tidak tahu dan tidak pernah memesan material tersebut,” kata Iwan, saat dikonfirmasi koran ini, via selulernya, Sabtu kemarin.

Manager Operasional PT Fatima Wilayah Ambon itu juga meminta pihak CV. Lima Sodara atau UD Amin agar segera melaporkannya ke pihak yang berwenang (polisi) guna menuntaskan persoalan hutang piutang tersebut.

“Kami dari perusahaan sangat mendukung jika masalah ketidakpuasan UD Amin dilaporkan ke pihak yang berwenang untuk ditindaklanjuti. Sehingga bisa diketahui siapa sebenarnya yang mengorder dan mengambil material tersebut,” tantang Iwan.

Ia juga mengancam akan melakukan blacklist kepada suplier material yang tidak memiliki ke­lengkapan admin pembelian, dan mencoba mem­buat penagihan tanpa dilengkapi admin pem­belian sesuai standart perusahaan. Sebab, hal tersebut da­pat merugikan sepihak.

“Kami ingatkan untuk UD Amin agar jangan coba-coba melakukan hal serupa kepada peru­sahaan lain, karena semua perusahaan pasti me­miliki managemen dan peraturan admin yang ketat, agar tidak bisa dipermainkan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab dalam pengadaan material pembelian,” kecamnya. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top